RSUD Praya Krisis Obat

PRAYA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya Lombok Tengah, belakangan ini dilanda krisis obat.

Tak heran, kondisi ini kemudian dikeluhkan sejumlah pasien yang berobat di rumah sakit pemda itu. Salah seorang pengunjung, Mariah menuturkan, hari Senin (1/8) dia mengobati anaknya di poli telinga hidung dan tenggorokan (THT). Begitu selesai, ia diberikan resep obat oleh dokter untuk ditebus di apotik rumah sakit.

Namun, oleh pihak apotik tidak bisa memberikan obat tersebut karena sudah habis. ‘’Saya malah diminta untuk beli di luar,’’ tutur Mariah asal Desa Mujur Kecamatan Praya Timur ini.

Senada diungkapkan Seruni, warga Desa Bagu Kecamatan Pringgarata. Dia juga mengalami hal serupa ketika membawa anaknya berobat berpenyakit amandel. "Kita tidak keberatan, namun bukan kali ini saja saya dijawab kosong. Sebelumnya juga dijawab begitu, masak setiap kali mau berobat tetap dijawab kosong,’’ sesalnya.

Kejadian sama juga dialami Inaq Maliah, asal Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang. Dia menuturkan, sudah tiga kali datang berobat tapi tidak pernah diberikan obat. Dia hanya diberikan resep untuk kemudian membelinya di luar. “Kedatangan pertama dokter tidak ada, kedua obat tidak ada. Begitu juga yang ketiga, tetap dijawab obat tidak ada dan diminta nyari ke apotik di luar,” tuturnya.

Jika tetap seperti ini lanjutnya, banyak masyarakat yang akan dirugikan. "Saya yakin banyak pasien yang kesal, karena rumah sakit sebesar ini tidak ada persediaan obat,’’ sesalnya.

Direktur RSUD Praya, dr Muzakir Langkir belum bisa memberikan keterangan terkait persoalan ini. Dia mengaku sedang rapat saat dihubungi vis ponselnya. “Maaf dik, nanti saja telpon lagi, saya lagi rapat,” katanya sembari menutup saluran ponselnya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid