Rp 1,5 Juta per Guru Ngaji di Lotim, Cair Sebelum Lebaran

Huzaefah ( Dok/Radar Lombok)

SELONG – Pemkab Lombok Timur tahun ini mengalokasikan anggaran untuk insentif bagi guru ngaji. Setiap guru ngaji akan mendapat Rp 1,5 juta.

Ada 1.556 orang guru ngaji yang akan menerima insentif. Hal ini disampaikan Kabag Kesra Setda Lotim, Huzaefah, kemarin.” Anggaran untuk insentif guru ngaji ini secara kebetulan keuangannya masuk pada triwulan kedua. Kebetulan bertepatan dengan bulan puasa,” terang Huzaefah kemarin.

Lebih lanjut disampaikan,  pencairan uang triwulan kedua ini tepat pada bulan April, bertepatan dengan sebelum lebaran ini. Diupayakan H-5 lebaran sudah cair. Insentif ini diharapkan bisa menjadi tunjangan hari raya bagi para guru ngaji. “ Ini bentuk perhatian terhadap guru ngaji dari pemerintah daerah. Ini hanya sekali dalam satu tahun,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sukiman Perintahkan Bentuk Tim Percepatan Vaksinasi

Ia menambahkan, jumlah insentif untuk guru ngaji setiap tahun meningkat. Tahun sebelumnya masing-masing guru ngaji menerima Rp 1 juta. Tahun ini total insentif Rp 2 miliar lebih.

Bagaimana dengan marbut? Dia menjawab tidak ada insentif untuk marbut masjid. Yang dapat hanya imam masjid Rp 1 juta per orang.” Lebih banyak insentif guru ngaji karena dinilai melaksanakan pekerjaan rutin.  Karena banyak pihak yang lalai memperhatikan guru ngaji. Hampir sebagian besar guru ngaji ini tidak memiliki gaji. Meski diberikan sekali setahun tapi ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Lotim,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Warga Jurit Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Pemkab Lotim akan terus berupaya memberikan  perhatian kepada para pengajar dan pembentuk karakter anak-anak penerus bangsa tersebut.” Berkaitan dengan jumlah guru ngaji yang diberikan ini merupakan usulan langsung dari desa. Tugas kita hanya melakukan penyesuaian sesuai dengan kuota yang sudah ditetapkan dalam DPA,” tutupnya.(lie)