Rosiady Jabat Sekda NTB

MATARAM – Surat Keputusan Presiden (Kepres) tentang Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB  telah diterima Gubernur NTB sejak tiga hari lalu.

Rosiady Sayuti terpilih menjadi sekda.   Namun pelantikan yang direncanakan pada hari Jum’at kemarin (27/5) diundur ke hari Senin (30/5), jadwal yang telah ditetapkan tersebut kembali diundur lagi. Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB Yusron Hadi menyampaikan, Surat Keputusan (SK) Presiden tersebut telah diterima Gubernur sejak beberapa hari lalu. “Pelantikan Pak Rosiady sudah dijadwalkan hari Senin,” terangnya saat ditanya Radar Lombok usai Yusron bertemu Gubernur, kemarin (27/5).

Dijadwalkan pelantikan berlangsung pukul 10.00 Wita di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB. Semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diundang, Forum Komuniaksi Pimpinan Daerah (FKPD), Bupati/Wali Kota se-NTB dan instansi vertikal juga dikirimkan undangan.

Namun pada sore harinya, Yusron menarik keterangannya. Pelantikan yang telah pasti jadwalnya tersebut belum final karena sampai saat ini surat undangan belum ditandatangani Gubernur. “Mungkin hari Rabu atau hari Kamis pelantikannya, tidak jadi hari Senin,” kata Yusron.

Yusron tidak secara rinci menjelaskan alasan pelantikan diundur kembali. Padahal SK pun telah diterima Pemprov sejak beberapa hari  lalu. Bahkan Rosiady Sayuti sendiri selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) telah mulai berpamitan kepada stafnya  Jum’at pagi kemarin.

Rosiady saat ditemui Radar Lombok di ruang kerjanya berencana akan melaksanakan upacara bendera sekaligus berpamitan kepada keluarga besar Dikpora pada hari Senin (30/5). Mengingat informasi jadwal pelantikan telah diketahuinya.

Terpilihnya Rosiady Sayuti menjadi Sekda setelah melalui proses yang cukup panjang dan sangat melelahkan. Setelah berjibaku pada tahap Panitia Seleksi (Pansel) daerah, fokus perhatian juga harus dilakukan saat namanya masuk tiga besar. “Ada sekitar empat kali saya bolak-balik Kemendagri terkait hal ini,” ungkapnya.

Menjadi Sekda baginya adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Tugas utama seorang Sekda haruslah mampu membantu semua urusan Gubernur. Berbagai visi dan misi pun telah disusun rapi dan diserahkan ke Pansel beberapa waktu lalu.

Lalu apa yang akan menjadi program prioritasnya selaku Sekda baru ? Terkait hal itu, Rosiady merasa belum saatnya berbicara. Ia akan memaparkan secara lengkap visi-misinya setelah dilantik. “Besok hari Senin saja ya saya sampaikan, tidak enak kalau sekarang karena saya belum dilantik,” katanya.

Dikonfirmasi kembali pada sore harinya terkait jadwal pelantikan yang diundur, Rosiady mengaku telah mendapatkan informasi jika pelantikannya diundur. “Ya, Pak Gubernur Senin pagi ke Jakarta,” jawabnya. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid