Ritel Modern Kembali Serbu Mataram

Moratorium Tiga Tahun Dicabut

Ritel Modern
MULAI MENJAMUR : Setelah moratorium dicabut ritel modern mulai banyak muncul di Kota Mataram. (Sudir/Radar lombok)

MATARAM – Beberapa hari terakhir muncul beberapa gerai ritel modern. Kemunculan gerai ini seolah kembali menyerbu Kota Mataram setelah tiga tahun digelar moratorium.

Beberapa lokasi dipastikan ritel modern ini sudah siap buka. Seperti Mini Mart di Jalan Dr Wahidin  Rembiga, dekat rumah Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito. Ada juga di jalan Bung Hatta satu ritel Alfamart, satu lagi dijalan TGH Faisal depan Lingkungan Gerung Sayo Indah satu ritel Alfamart serta yang lainnya.

Selain itu, ada beberapa lokasi di jalan Panca Usaha dekat Aston Iin Mataram. Di sini sudah dibuka Mini Mart, lalu di jalan Bung Hatta Indomaret serta jalan Ade Irma Monjok satu ritel Indomaret. Tiga jenis ritel modern  seperti Alfamart, Indomaret dan Minimart sudah tampil dibeberapa lokasi selama ini.

“Sesuai dengan aturan moratorium yang ditetapkan Pemerintah Kota Mataram, sebelumnya ada 25 Alfamart dan 25 Indomart yang boleh buka,” kata Plt Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, Kamis kemarin (28/1).

Mohan menegaskan, hadirnya gerai ritel modern ini lantaran sesuai hasil kajian moratorium masih memungkinkan dibeberapa kawasan.  ‘’Kajian dari Balitbang Masih memungkinkan  dibuka. Namun sampai saat ini, belum kita mengeluarkan kebijakan khusus,’’ sambungnya.

Dikatakan Mohan, selama masih memungkinkan serta tidak menyalahi aturan dipastikan gerai waralaba itu diizinkan. Hanya saja, sampai sejauh ini belum diketahui berapa gerai yang buka. Karena itu, dinas terkait diminta selektif serta aktif memantau.

Dari hasil kajian Balitang Kota Mataram, melibatkan para praktisi ekonomi Universitas Mataram, ritel modern  harus mematuhi aturan seperti salah satu jarak 100 meter dari lokasi  toko pertama. Aturan lainnua, tidak berdampingan satu sama lain dan tidak boleh terlalu dekat dengan pasar tradisional.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, L Alwan Basri mengatakan, untuk ritel modern sesuai hasil kajian Balitbang masih memungkinkan ada beberapa  lokasi yang diperbolehkan. ‘’Sesuai hasil kajian masih memungkinkan. Makanya moratorium dicabut,’’ katanya.

Sampai sejauh ini, belum ada izin yang terbit. Mereka masih menyediakan tempat saja, seperti beberapa minimart, Alfmart dan Indomaret. Pihaknya, telah berkoordinasi dengan perizinan untuk semua ritel modern yang kembali membuka toko. (dir)