Reservasi RSUD Kota Mataram Terima Penghargaan Smart Living dari Kementerian Kominfo

PENGHARGAAN: Layanan aplikasi E-Reservasi RSUD Kota Mataram, mendapatkan penghargaan Smart City kategori Smart Living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

JAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram kembali menorehkan prestasi membanggakan. Rumah sakit kebanggaan Kota Mataram itu berhasil meraih penghargaan Smart City kategori Smart Living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, atas keberhasilannya menerapkan program atau aplikasi E-Reservasi.

Penghargaan diberikan Kementerian Kominfotik di Gedung Convention Exhibition (ICE) BSD City Jakarta, Selasa (14/12), dalam rangkaian acara Gerakan Menuju Smart City. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johny G Plate, dan diterima Direktur RSUD Kota Mataram, dr.Hj.Eka Nurhayati Sp.OG.,K-Fer.,M.Kes.,M.Sc.

Penghargaan ini diterima dengan rasa bangga dan penuh kesyukuran. Karena RSUD Kota Mataram mampu berbicara banyak di kancah nasional. Dibuktikan dengan layanan inovasi E-Reservasi online yang diterapkan di RSUD Kota Mataram, ternyata mampu memenangkan inovasi dalam  program Smart City kategori Smart Living.

Kesempatan itu, juga turut hadir Kepala Dinas Kominfo Kota Mataram, Drs. I Nyoman Suwandiasa, MH untuk menerima penghargaan Kota Mataram sebagai Smart City untuk Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional.

BACA JUGA :  Sampah di Kota Mataram Menggunung, Aturan Denda tak Efektif

Menkominfo Johny G Plate mengatakan, terdapat enam pilar utama yang menjadi dasar pelaksanaan program pengembangan kota cerdas. Yaitu Smart Governance atau pemerintahan digital yang cerdas, smart infrastructure, smart economy, smart living, smart people, dan smart environtment.

Sementara Direktur RSUD Kota Mataram, dr Eka Nurhayati, SP.OG menyampaikan, inovasi yang dimenangkan RSUD Kota Mataram adalah E-Reservasi online. Tujuannya tak lain untuk mempermudah dan mempercepat pasien dalam mengakses layanan poli rawat jalan.

Dimana kalau sebelumnya pasien harus melewati antrian di mesin antrian dan loket. Maka setelah ada inovasi ini, pasien dapat langsung ke poli tujuan sesuai jam yang dipilih, tanpa harus ribet antri di kedua tempat tersebut. “Jadi sekarang sudah tidak ribet menunggu antrian dan lainnya. Bisa reservasi langsung secara online,” kata dr Eka Nurhayati.

BACA JUGA :  Dugaan Penyelewengan Parkir RSUD Terbukti

Pasien yang menggunakan layanan pendaftaran E-Reservasi dapat langsung menuju poli tujuan sesuai jam masing-masing. Di mana semua layanan administrasi telah ditangani tim Rumah Sakit. Seperti SEP, surat rujukan serta berkas rekam medis pasien yang sudah disiapkan satu hari sebelumnya.

Selain itu, inovasi ini merupakan bukti konkret, bahwa RSUD Kota Mataram selalu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemangkasan respon time yang sebelumnya lama dan ribet, menjadi lebih cepat dan mudah. “Inilah tujuan inovasi ini hadir di RSUD Kota Mataram, untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Namun demikian, pnghargaan ini tidak lantas membuat RSUD Kota Mataram berpuas diri. Sejumlah inovasi lain juga sedang disiapkan, sehingga ke depan pelayanan kepada warga masyarakat akan jauh lebih maksimal. “Sedang kami siapkan untuk inovasi berikutnya. Kita harus tetap berinovasi,” terangnya. (gal/adv)