Rekrutmen CPNS dan P3K Masih Belum Jelas

MATARAM—Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkup Pemerintah Provinsi NTB pada tahun 2019 ini masih belum jelas, kapan pelaksanaannya.

Menurut informasi yang diterima oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB yang dihimpun dari berbagai media dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, sebelumnya dinyatakan kalau pelaksanaan rekrutmen pada pertengahan Oktober 2019.

“Ya, info terakhir yang kita terima terkait dengan rekrutmen CPNS dan P3K baru sebatas informasi dari media, termasuk yang disampaikan Humas BKN. Tapi sampai ini belum ada tahapan-tahapan secara resmi yang kita terima. Termasuk petunjuk teknis berkaitan tahapannya,” ungkap Kepala BKD NTB, Drs H. Fathurahman, M.Si, Selasa (20/8/2019).

Sementara ini, pihaknya baru menyelesaikan daftar usulan untuk formasi secara keseluruhan. Karena pada pengusulan tahun ini, pemerintah pusat lebih kepada melihat kondisi PNS secara keseluruhan. “Artinya, data itu tersampaikan dengan data yang sudah ada, atau PNS yang ada di daerah,” jelasnya.

Provinsi NTB sendiri, jumlah pegawai PNS secara keseluruhan mencapai 14. 395 orang. Sebagian besar tenaga pegawai NTB masih bertumpu kepada dinas pendidikan dan kesehatan, termasuk tenaga guru dan tenaga kesehatan yang mencapai sekitar 7.900 ribu. “Ini gambaran dari sisi pendidikan. Kemudian di sisi non pendidikan sekitar 6 ribuan lebih,” ungkapnya.

Terkait kebutuhan PNS, masih mengacu dari hasil analisis jabatan di setiap OPD. Tetapi sampai saat ini masih berproses di Biro Organisasi, terkait dengan analisis jabatan. Berapa sih idealnya masing-masing SKPD?

Namun informasi dari Biro Organasisi, yang masih terbaca terkait kebutuhan PNS masih bertumpu kepada dua bidang, yakni tenaga pendidikan dan kesehatan. “Memang masih banyak kekurangan di dua bidang tersebut, hampir 2000-an,” akunya.

Kebutuhan PNS di dua bidang tersebut, tidak hanya di NTB saja. Namun sudah menjadi kebutuhan di setiap provinsi di Indonesia. “Ya hampir di semua provinsi mengalami kekurangan di bidang itu,” sebutnya seraya menambahkan, kebutuhan NTB terkait kuota PNS masih kekurangan sekitar 3000-an orang. Sehingga kebutuhan PNS di NTB bisa mencai sekitar 17 ribu lebih, dari total yang ada saat ini sebanyak 14. 395 orang. (sal)