Regenerasi, TGB Berikan Kesempatan Kader Lain

MATARAM—Ada wacana ketua DPD Partai Demokrat NTB, Dr. TGH Zainul Majdi sebaiknya tidak mencalonkan diri kembali memimpin Partai Demokrat. Sosok gubernur 2 priode ini sebaiknya memberikan kesempatan kepada kader lainn untuk memimpin partai tersebut.

Pengamat Politik IAIN Mataram, Dr Ahyar Fadli, mendukung ada wacana agar TGB tidak maju kembali dalam bursa pencalonan ketua DPD Partai Demokrat NTB dalam Musyarawah Daerah (Musda) 2016. Menurutnya, itu bagian dari proses renegerasi kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat NTB.

"Kalau TGB maju kembali, tidak akan ada kader berani melawan. Proses renegerasi tidak akan berjalan," katanya, kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (26/5).

Dia berpendapat, Partai Demokrat NTB memiliki banyak potensi kader yang berkualitas dan mumpuni. Misalnya, Wakil ketua DPRD NTB, TGH Mahally Fikry, Ketua Fraksi Demokrat DPRD NTB, HMS Kasdiono,  Sekretaris Demokrat NTB, Zainul Aidi dan Anggota DPR RI dapil NTB dari Demokrat, Syamsul Lutfi.

Semua kader Demokrat itu, jelasnya, relatif sangat dekat dan loyal dengan TGB. Dengan munculnya mereka sebagai calon ketua Demokrat NTB, praktis TGB selaku ketua sudah dinilai sangat berhasil dalam proses kaderisasi kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat.

"Andaikan TGB tidak maju. Pasti banyak kader Demokrat siap maju. Akan ada kompetisi di Musda. Ini sangat baik bagi proses demokratisasi di Demokrat," papar Rektor IAIH Bagu Lombok Tengah itu.

Dia melihat jika TGB kembali mencalonkan diri di Musda, maka tidak akan ada kompetisi atau pertarungan. Sosok pesaing yang siap bertarung dengan TGB tidak akan ada muncul. Ini karena mereka tidak akan berani berkompetisi atau bertarung dengan TGB.

Dia mendukung sepenuhnya TGB untuk masuk dan fokus dalam jajaran kepengurusan DPP Partai Demokrat. Dengan langkah tersebut akan memberikan kesempatan dan peluang lebih besar bagi TGB untuk bisa eksis dalam dinamika politik di tingkat nasional.

Rekam jejak, kapasitas, kompetensi dan berbagai penghargaan atas keberhasilan diraih dalam memimpin NTB, menurutnya sudah menunjukan bahwa TGB bukan lagi tokoh daerah tapi sudah tokoh nasional. Karena itu, semua pihak termasuk NW sebagai ormas yang dipimpinan TGB harus mendorong agar beliau bisa berperan lebih besar lagi tidak hanya di tataran NTB tapi juga di tingkat nasional.

Meski demikian, jelasnya, semua sangat tergantung dari keputusan TGB. Apakah akan tetap memimpin Partai Demokrat NTB atau memberikan kesempatan kepada kader lain untuk bisa berkompetisi memperebutkan kursi ketua Demokrat NTB. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid