Rayakan Kelulusan, Siswa SMAN 1 Pringgabaya Aksi Corat-Coret Seragam dan Bagi Takjil Gratis

SMAN 1 Pringgabaya
CORET SERAGAM : Sejumlahsiswa SMAN 1 Pringabaya merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret seragam sekolah dan membagikan takjil gratis gratis di jalan raya Labuan - Lombok. (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

SELONG Merayakan pengumuman kelulusan tidak puas tanpa melakukan aksi corat-coret seragam. Hal itu pula dilakukan siswa SMAN 1 Pringgabaya dengan melakukan aksi corat-coret pakaian seragam, pada Senin sore (13/5) di depan sekolah mereka. Kendati aksi corat-coret seragam juga disertai dengan bagi-bagi takjil kepada pengendara kendaraan bermotor di jalan Kayangan-Lombok.

Kepala SMAN 1 Pringgabaya Hasanudin menyesalkan aksi corat-coret pakaian seragam sekolah oleh siswa yang merayakan kelulusan, meski diisi dengan berbagi takjil kepada pengendara kendaraan bermotor.

“Kegiatan yang dilakukan oleh siswa bagi-bagi takjil bagus, tapi sayang baju seragamnya di corat-coret. Padahal, pakaian seragam mereka bisa disumbangkan kepada adek kelasnya yang ekonomi kurang mampu,” sesal Hasanudin.

BACA JUGA: Jaysen Brian Susanto Raih Nilai Tertinggi UN di NTB

Sementara itu, Ori Wahyu Karisma salah satu siswa SMAN 1 Pringgabaya mengaku, pembagian takjil untuk buka puasa dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, telah lulus dari bangku SMA, meski dengan melakukan hura-hura dengan aksi corat-coret seragam, tidak mencerminkan generasi milenial yang terdidik dan berkarakter.

Bahkan semua temannya lulus,  sehingga bersama-sama mengumpulkan uang untuk membuat kolak dan membeli air minum untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat yang melintasi jalan raya.

“Kami syukuran kelulusan dengan sedekah bagi-bagi makanan untuk buka puasa,” kata Ori.

BACA JUGA: Rayakan Kelulusan dengan Aksi Corat-coret

Ori mengaku dirinya bersama dengan teman-temannya tetap melakukan aksi corat-coret seragam di dalam lingkungan sekolah. Hanya saja tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor, melainkan mempersiapkan takjil yang telah disepakati bersama untuk dibagikan gratis kepada masyarakat yang melintas jalan raya Labuan Lombok.

“Aksi bagi-bagi takjil didanai dengan cara iuran sukarela dari siswa kelas XII yang lulus. Ada 150 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan raya Labuan Lombok untuk digunakan berbuka puasa,” ujarnya. (adi)