Ratusan Wisatawan Perdana Tahun 2017 Disambut Gendang Beleq

wisata lombok
WISATAWAN PERDANA 2017: Kepala PT Angkasa Pura II, I Gusti Ngurah Ardita, mengalungkan selendang tenun kepada wisatawan perdana ke Lombok yang datang menggunakan pesawat Air Asia, Minggu (1/1).

LOTENG—Sebanyak 120 wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung perdana ke Lombok pada tahun 2017, disambut secara meriah dengan alunan kesenian Gendang Belek, dan kalungan selendang tenun di Lombok International Airport (LIA), Minggu (1/1), sekitar pukul 11.30 Wita.

Tampak menyambut Wisman dari berbagai negara yang menggunakan maskapai penerbangan Air Asia, rute Kualalumpur (Malaysia) – LIA (Lombok) itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB, HL Moh. Faozal, dan jajaran Disbudpar NTB, serta General Manager (GM) Angkasa Pura II, I Gusti Ngurah Ardita, dan jajaran. 

“Kalau pada tahun lalu (2016) tema yang diusung adalah “I Love LIA”, maka tahun 2017 ini temanya adalah “One Team One Dream”, yang berarti kami segenap manajemen PT Angkasa Pura II siap memberikan pelayanan yang maksimal kepada para penumpang yang datang ke Lombok melalui pintu kedatangan di LIA,” kata Ardita.

Menurut Ardita, salah satu upaya menarik perhatian para wisatawan agar mau berkunjung ke Lombok, adalah bagaimana memperlakukan para wisatawan yang berkunjung itu mereka merasa disambut, merasa seperti di rumah sendiri, dan tentu saja menampilkan keramah tamahan khas Lombok (Indonesia).

[postingan number=3 tag=”wisata” ]

“Kalau kesan pertama di LIA saja para wisatawan itu sudah merasa enjoy (senang), maka untuk selanjutnya mereka pasti juga akan senang menikmati keindahan alam, serta keunikan aneka seni dan budaya Lombok dengan penuh suka cita,” tutur Ardita.

Melalui perubahan dan perbaikan berbagai infrastruktur di LIA yang dari waktu ke waktu semakin baik, maka diharapkan para wisatawan yang berkunjung juga merasa aman dan nyaman. “Untuk data bulan November 2016 kemarin saja, tercatat penumpang yang datang melalui pintu kedatangan di LIA ada sebanyak 2,9 juta penumpang. Kami optimis hingga akhir tahun 2016 penumpang di LIA akan mencapai 3 juta lebih,” tutur Ardita.

“Setiap hari ada 11 ribu sampai 12 ribu penumpang yang datang dan berangkat melalui LIA. Sehingga untuk melayani para penumpang agar mereka lebih nyaman, maka kita juga akan melakukan penambahan areal parkir pesawat, yang sebelumnya hanya 10 pesawat, menjadi 12 pesawat. Selain itu kami juga akan membangun apron atau ruang tunggu di lantai tiga, yang selama ini belum kita manfaatkan. Sehingga dapat menampung penumpang sebanyak 3.250 orang,” ulas Ardita.

Sementara Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal menyampaikan, bahwa penyambutan wisatawan perdana di LIA ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan manajemen PT Angkasa Pura II, bekerjasama dengan Disbudpar NTB.

Menurutnya, bukan saja para penumpang atau wisatawan yang disambut dengan kalungan kain tenun dan alunan kesenian tradisional Gendang Beleq. Tetapi sambutan serupa juga diberikan kepada para pilot, co pilot, dan parapPramugari pesawat Air Asia AK 308 yang mendarat perdana di tanggal 1 Januari 2017 tersebut.

Penyambutan wisatawan perdana tahun 2016 ini digelar, sebagai penghargaan kami kepada para wisatawan yang datang berkunjung ke Lombok. Karena bagaimanapun, Lombok International Airport (LIA) merupakan pintu gerbang utama orang berkunjung ke Lombok. “Sebagai etalasenya Lombok, tentu saja apa yang pertama kali dijumpai wisatawan, maka itu sekaligus mewakili secara keseluruhan performa Lombok di mata para wisatawan,” kata Kepala Faozal.


FOTO BERSAMA: Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal, dan Kepala PT Angkasa Pura II, I Gusti Ngurah Ardita, foto bersama dengan Pilot, Co Pilot, para Pramugari, dan para wisatawan perdana ke NTB tahun 2017 yang menumpang maskapai Air Asia, Minggu (1/1).

 

Mungkin lanjut Faozal, apa yang dilakukan Manajemen PT AP II dan Disbudpar NTB ini tidak seberapa, karena hanya sekedar memberikan ucapan selamat datang, mengalungkan selendang tentun saja. Namun bagi para wisatawan mancanegara, apa yang kelihatan sepele ini justeru dapat memberikan kesan sangat mendalam bagi mereka, tentang keramah tamahan masyarakat Lombok.

Pada akhirnya, kesan positif saat tiba pertama di Lombok sambung Faozal, berlanjut dengan perasaan senang ketika melihat aneka keindahan alam, keunikan adat istiadat, serta kelezatan kuliner yang mereka dapatkan selama berlibur di Lombok. Sehingga nantinya menjadi sebuah cerita indah yang akan diceritakan kepada para kerabat, keluarga, kolega, dan teman sekerja di negara atau daerah masing-masing.

“Promosi mouth to mouth (mulut ke mulut) yang mereka ceritakan itu yang justeru akan membuat penasaran dan menarik perhatian pendengarnya. Sehingga Lombok pun akan menjadi daerah tujuan favorit bagi para wisatawan. Kalau sudah begitu, saya meyakini target berapapun kunjungan wisatawan ke NTB, pasti akan tercapai,” yakin Faozal.

Sementara itu, para penumpang Air Asia yang berkunjung perdana ke Lombok terlihat sangat surprise dengan sambutan yang dilakukan. Apalagi ketika mereka dipersilahkan untuk foto-foto di both bertuliskan Wonderfull Lombok Sumbawa, dengan latar belakang rumah adat Sembalun, serta berbagai tulisan untuk memotivasi para wisatawan lain berkunjung ke Lombok seperti “Enjoy Lombok”, Happy New Year 2017”, One Team One Dream”, Gak Mau Pulang” dan lainnya. Para wisatawan dari berbagai negara yang terbang ke Lombok melalui Bandara Kualalumpur ini terlihat sangat senang sekali.

“Ternyata, both yang kita siapkan dekat dengan Tourism Information Center (TIC) di lingkungan LIA itu menjadi daya tarik bagi para penumpang yang baru keluar di pintu kedatangan. Justru foto-foto itu menjadi kebanggaan mereka. Buktinya, kini di sosial media mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, Path, BBM, atau lainnya mulai ramai dengan foto ber latar belakang booth yang telah kita siapkan tersebut,” ucap Faozal. (gt)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid