Ratusan Rumah di Loteng Terendam Banjir

TURUN: Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri turun langsung memantau kondisi korban banjir di Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Daya, Kamis malam (4/11). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lombok Tengah dan sekitarnya pada Kamis (4/11) membuat beberapa wilayah di daerah tersebut mengalami banjir, salah satunya Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Daya. Air setinggi lutut orang dewasa menggenangi sejumlah wilayah dusun di desa itu. Di antaranya Dusun Kending Sampi, Pampang, dan Kangas Lauq.

Berdasarkan data desa sementara, jumlah rumah warga yang terendam banjir ada 50 kepala keluarga (KK). Semua korban banjir kini mengungsi ke sanak keluarga ataupun masjid dan musala yang tidak ikut tergenang. Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung terjun ke lokasi melihat keadaan korban.

Pathul juga memberikan arahan langsung kepada petugas BPBD untuk segera mendata apa yang menjadi kebutuhan warga. “Kita butuh salurkan beras, mi instan, selimut dan kebutuhan yang mendesak,” tegas Lalu Pathul Bahri di hadapan tim BPBD Lombok Tengah, tadi malam.

Untuk data sementara, Pathul mengaku, ada 102 kepala keluarga (KK) dari dua dusun yang terdampak. Sementara dusun yang lainnya masih dalam proses pendataan, karena waktu sudah malam. Pihaknya bersama berbagai pihak sudah sepakat untuk berangkat juga ke wilayah Selong Belanak Kecamatan Praya Barat. Mengingat, wilayah desa juga tertimpa banjir sehingga membutuhkan bantuan juga. “Besok (hari ini, red) warga akan diberikan bantuan. Kami sudah koordinasi dengan BPBD Provinsi NTB, ada beberapa bantuan yang dikirim untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Termasuk besok pagi kita juga akan menyalurkan beras, mi, dan lain sebagainya. Sekarang kita mau menuju wilayah Selong Belanak,” katanya.

BACA JUGA :  HAB Ke-71 Dipusatkan di MAN Sengkol

Sementara itu, sejumlah bantuan terlihat datang juga sudah datang dari Tim Tagana Bencana Dinsos Provinsi NTB. “Ada selimut, matras, sandal, dan paket kebersihan masing-masing 100 kita bawa,” ungkap Kasi Perlindungan Sosial Bencana Alam Dinsos Provinsi NTB, Chandra.

Kepala BPBD Lombok Tengah, H Ridwan Ma’ruf yang dihubungi Radar Lombok menerangkan, ada beberapa lokasi yang mengalami banjir akibat hujan deras yang terjadi siang kemarin. Bahkan informasinya, banjir tidak hanya melanda wilayah Desa Kabul saja. Tetapi ada juga di desa lainnya, seperti Desa Selong Belanak dan lainnya. “Saya masih di Desa Kabul ini sama Pak Bupati. Jadi kita belum mendata kerugian dan berapa rumah yang terendam. Karena selain di Desa Kabul, informasinya ada juga di Desa Selong Belanak. Tapi kita masih belum pastikan berapa jumlah rumah yang terendam secara keseluruhan karena informasinya banyak ini,” terangnya.

BACA JUGA :  Marak Penelepon Gelap Peras Keluarga Pelaku

Sekretaris Desa Kabul, Habiburrahman menambahkan, pihaknya sedang mendata jumlah korban banjir hingga tadi malam. Dari data sementara yang berhasil dikumpulkan, terdapat sekitar 102 KK yang rumahnya tergenang air. Mereka berada di dua dusun dengan ketingian air mencapai satu meter lebih. ‘’Tapi masih ada dua dusun lagi yang masih kita data. Ada empat dusun yang terdampak dan sekarang masih dilakukan pendataan. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dan korban masih mengungsi di rumah warga lainnya yang tidak tergenang banjir,” kata Habiburrahman. (met)