Ratusan Pejabat Eselon III dan IV di Lobar Dimutasi

DILANTIK: Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, melantik dan mengambil sumpah ratusan pejabat eselon III dan IV lingkup Pemkab Lobar (1/3) kemarin. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, melantik dan mengambil sumpah ratusan pejabat eselon III dan IV di Bencingah Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (1/3). Bupati juga melantik empat Camat definitif masing-masing Camat Narmada yang dijabat oleh M Busyairi, Camat Batulayar yang dijabat Afgan Kusuma Negara, Camat Kuripan yang dijabat Iskandar, dan Camat Lingsar yang dijabat Marzuki.

Bupati melantik sejumlah kepala bidang dan sekretaris sejumlah OPD. Dalam arahannya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Fauzan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para ASN.”Saya bersama Sekda terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para PNS,” kata bupati.

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, pihaknya terus mencari sumber anggaran yang bisa dialihkan untuk kesejahteraan ASN.  Bupati meminta Sekda mengkaji, mempelajari, apa yang bisa diefisiensikan untuk diarahkan menjadi tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). “Nanti ketika TPP sudah mencapai 50 persen ke atas, kita akan menilai dari aspek kinerja,” tegasnya.

Dengan pola ini, maka nanti PNS menerima TPP dengan angka yang berbeda, karena besaran TPP akan sangat tergantung dari tingkat  kerajinan dan kinerjanya.” Sekarang Pak Sekda dibantu oleh Asisten dan Inspektorat melakukan kajian, aspek apa yang akan dimasukkan sebagai penilai yang rigit, terhadap kinerja, dan output yang dilakukan oleh seluruh ASN Lobar,” ungkapnya.

Upaya peningkatan kesejahteraan ASN ini, kata bupati, bukan bermaksud untuk memberikan pendapatan yang lebih kepada para ASN, tetapi agar ASN bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa memandang status sosial masyarakat.

Kepala BKPSDM Lobar, Syahrudin, menjelaskan, dalam pelantikan ini, jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 322 orang dilakukan dalam dua tahapan pelantikan. Pelantikan pertama diikuti oleh 117 ASN, selanjutnya pada pelantikan kedua diikuti sekitar 205 orang.” Total yang dilantik sebanyak 322 orang,” terangnya.

Pelantikan secara bertahap dilakukan dalam rangka penerapan protokol kesehatan.”Kita sebagai garda terdepan, penerapan protokol kesehatan, makanya pelantikan dilakukan dua tahap,” ungkapnya.

Pelantikan kali ini dilaksanakan secara besar-besaran, sehingga tidak ada lagi jabatan eselon III dan IV yang kosong. Yang masih kosong hanya satu jabatan yaitu Eselon II untuk jabatan Inspektorat. Dikatakan Syahrudin, untuk jabatan Inspektorat, pihaknya sudah mendapatkan izin untuk melakukan seleksi, tinggal melapor ke bupati kapan akan dimulai pansel.”Kita sudah ada izin untuk melaksanakan Pansel,” tutup mantan Camat Batulayar ini.(ami)