Ratusan Nakes Mataram Positif Corona

NAKES : Ratusan nakes di Kota Mataram terkonfirmasi positif Covid-19. (Ali/Radar Lombok)

MATARAM – Ledakan kasus Covid-19 di Kota Mataram tidak hanya menyerang warga masyarakat biasa. Namun juga terus menyerang tenaga kesehatan (nakes) yang posisinya sebagai garda terdepan melawan Covid-19.

Ratusan nakes di Kota Mataram saat ini terkonfirmasi positif Covid-19. Ini juga menandakan di Kota Kataram tidak sedang biasa saja dari serangan virus Covid-19. ‘’Sudah banyak yang positif nakes kita. Kalau saya jumlahkan nakes kami di 11 puskesmas itu ratusan yang positif sekarang. Itu positif berdasarkan swab antigen,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr H Usman Hadi di Mataram, kemarin (10/2).

Banyaknya nakes yang positif tersebut bukan hal biasa. Usman menyebutkan, nakes positif hampir merata di setiap puskesmas. Seperti di Puskesmas Mataram, ada beberapa nakes yang positif Corona. ‘’Makanya sekarang banyak yang positif,’’ katanya.

Nakes yang positif berdasarkan hasil swab langsung diinstruksikan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Secara ketentuan pun dibolehkan untuk memilih tes swab atau PCR. ‘’Itu boleh swab atau rapid. Kalau positif ya isolasi. Setelah lima hari ulang lagi swab-nya. Kalau negatif hasilnya boleh keluar. Kalau dia positif sepuluh hari kemudian boleh keluar,’’ ungkapnya.

BACA JUGA :  Pemkot Mataram Terima Rombongan Tiongkok

Dengan banyaknya nakes yang terkonfirmasi positif, Usman mengatakan, pihaknya memilih tidak melakukan penutupan atau lockdown di puskesmas. Keputusan tersebut menimang kondisi penyebaran Covid-19 saat ini yang terus melonjak. ‘’Saya tidak bisa lockdown. Karena di sana pelayanan banyak yang sedang sakit. Kalau lockdown ke mana dia dirawat. Kasihan kalau seperti itu. Kalau ke faskes juga mahal,’’ terangnya.

Banyaknya nakes yang terpapar corona bukan karena nakes kewalahan menangani Covid-19. Melainkan penyebarannya kini lebih cepat dari biasanya. Kemudian gejala awalnya rata-rata dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), demam dan nyeri nelan. ‘’Bisa dibilang musimnya juga. Jadi banyak nakes kita yang juga kena,’’ jelasnya.

BACA JUGA :  Tembok Kuburan Proyek Aspirasi Dewan Ambruk

Karena itu, jumlah nakes yang masih bisa melayani warga masyarakat terus menyusut. Usman berharap, kondisi saat ini segera membaik. Khususnya untuk nakes di Kota Mataram. ‘’Kita jumlah nakesnya itu 600 orang lebih yang di puskesmas. Belum yang mengabdi 300 lebih,’’ katanya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dr Hj Eka Nurhayati mengatakan, selain warga yang terkonfirmasi positif, beberapa nakes RSUD juga dibenarkan terkonfirmasi virus Covid-19. ‘’Kami ada tiga nakes yang positif. Itu pun karena keluarganya yang positif. Mereka melaksanakan isolasi mandiri,’’ ungkapnya.

Kendati demikian, RSUD masih siaga menangani Covid-19. ‘’Kita kan masih banyak nakesnya. Semoga situasinya segera membaik,’’ tambahnya. (gal)