Rangkaian Imlek, PSMTI Gelar Baksos Donor Darah

MEWARNAI: Ratusan Siswa TK dan SD mengikuti lomba mewarnai, rangkaian perayaan Imlek 2568/2016 dan gelaran Silaturahmi Budaya Nusantara yang digelar PSMTI NTB, Minggu kemarin (22/1) (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Jelang tahun baru Imlek 2568 yang jatuh pada tanggal 28 Januari 2017 mendatang, Peguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) NTB menggelar berbagai kegiatan sosial. Bertempat di Lombok Epicentrum Mall, Minggu kemarin (22/1), PSMTI NTB menggelar berbagai bakti sosial, seperti donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Selain menggelar berbagai Baksos, juga diadakan lomba mewarnai bagi 400 siswa taman kanak-kanak (TK) dan siswa Sekolah Dasar (SD), yang memenuhi pelataran Atrium Epicentrum Mall.

Ketua Panitia Silaturahmi Budaya Nusantara, Lalu Maryun mengatakan, berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan PSMTI NTB merupakan sebagai salah satu rangkaian dari kegiatan silaturahmi budaya yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 10-11 Februari 2017 mendatang, dan rangkaian dari perayaan tahun baru Imlek 2568/2017.

[postingan number=3 tag=”mataram”]

"Selain atraksi budaya sebagai acara puncak, rangkaian perayaan Imlek 2568 juga kegiatan donor darah, lomba mewarnai, pasar murah dan periksa kesehatan gratis," kata Lalu Maryun, didampingi oleh jajaran pengurus PSMTI NTB.

Lalu Maryun menyebut, kegiatan sosial donor darah tersebut diikuti ratusan orang. Dimana target dari panitia adalah bisa terkumpul sebanyak 500 kantong darah dengan melibatkan PMI Lombok Barat. Selain itu, untuk pemeriksaan kesehatan gratis, ratusan orang juga nampak antri mendapatkan pelayanan dari petugas medis kesehatan yang sudah disiapkan oleh panitia.

Sementara itu untuk lomba mewarna yang diikuti 400 orang peserta, terdiri dari 200 siswa TK dan 200 siswa SD tersebut mendapatkan ratusan hadiah menarik yang suda disiapkan oleh panitia. Begitu juga dengan warga masyarakat yang ikut donor darah, panitia menyiapkan puluhan hadiah dorprize mulai dari tv, hingga mesin cuci dan perabot rumah tangga lainnya.

Lebih lanjut Maryun mengatakan, silaturrahmi budaya ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi dan memberikan kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di NTB. Imlek 2568 tahun 2017 merupakan tahun kedua berbagai organisasi kemasyarakatan dan suku bangsa di Lombok berkolaborasi dalam suatu kegiatan badaya untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan NTB. (luk)