Randis Baru untuk Sekda Terancam Batal

RANDIS : Pengadaan kendaraan dinas Sekda Kota Mataram belum ada pemenang tender. (ALI MA'SHUM/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pengadaan kendaraan dinas (randis) untuk Sekda Kota Mataram terancam batal. Pasalnya lelang untuk pengadaan kendaraan dinas yang dianggarkan senilai Rp 725.000.000 itu batal tender. Informasi ini sudah diumumkan Laman Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan hasil gagal tender.

Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya belum mendapat informasi lengkap soal batalnya pengadaan kendaraan dinas ini. “Nanti saya tanya kenapa batal seperti apa,” ujar Lalu Alwan Basri, Rabu (29/11).

Berkaitan dengan tender yang batal karena tidak ada peserta yang memenuhi kualifikasi, atau belum ada kendaraan seperti jenis yang direncanakan. Sekda mengatakan belum menerima informasi apapun. “Belum ada saya terima informasi. Mungkin hari ini mau dilaporkan,” katanya.

Pengadaan randis sekda ini masuk kualifikasi tender cepat. Pengadaannya hanya untuk satu unit kendaraan saja. Jika pun tender pengadaan harus diulang, Sekda mengaku cukup yakin waktu yang tersisa jelang akhir tahun masih tersedia untuk menyelesaikan lelang. “Cukup kok, paling cepat mungkin 12 hari. Paling pengadaan hanya seminggu,” ungkapnya.

Soal alasan pengadaan randis baru, Alwan mengatakan, randis yang digunakan saat ini pengadaan Tahun 2012 saat Sekda dijabat Lalu Makmur Said. Selanjutnya randis yang digunakan saat ini bisa dilelang atau dialihkan untuk pejabat lain. “Ini kendaraan tahun berapa sudah lama,” terangnya.

Dari laman LPSE Kota Mataram, pengadaan randis Sekda Kota Mataram berasal dari APBD di bawah satuan kerja bagian umum senilai Rp 725.000.000. Tender tercatat dengan 21 peserta, namun hanya 8 peserta yang mengajukan penawaran. Meski demikian belum ada pemenang untuk tender pengadaan randis Sekda Kota Mataram ini. Dengan anggaran Rp 725.000.000 masih belum disebutkan dengan jelas jenis mobil untuk randis sekda yang baru.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Mataram, Danang Cahyo Nugroho saat dikonfirmasi mengaku belum bisa berkomentar panjang. “Saya belum dapat laporan utuh. Kemarin waktu naik tayang saja dengan tender cepat. Nanti saya tanya ke pokjanya dulu,” katanya. (gal)

Komentar Anda