Raffi Ahmad Menghilang dari Rencana Investasi RPH Banyumulek

Raffi Ahmad Foto Instagram

MATARAM – Pengelolaan Rumah Potong Hewan (RPH) di Bayumulek mulai dilirik investor. Terbaru investor asal DKI Jakarta tertarik untuk berinvestasi dalam pengelolaan sapi potong di RPH yang berlokasi di Desa Lelede, Banyumulek Kecamatan Kediri Lombok Barat.

“Investasi Raffi Ahmad tidak jelas, belum ada titik terangnya. Kalau ini investor asal Jakarta, dia sangat berminat untuk mengelola RPH Banyumulek. Rencananya akan memotong beberapa ekor setiap harinya,” ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Vateriner Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi NTB, Lalu Muhammad Yusri, Senin (17/10).

Menurut Lalu Yusri, bahwa komitmen ini ditunjukkan dengan calon investor telah melakukan survey pada peternakan rakyat di desa Teratak, Kabupaten Lombok Tengah dan Desa Pringgasela di Lombok Timur.  Kedatangan para calon investor juga sekaligus mengecek kondisi RPH Banyumulek dan melakukan ujicoba pemotongan sapi di tempat itu.

“Investor melakukan observasi rencana industrialisasi peternakan sapi di RPH Banyumulek pada hari Minggu (16/10),” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Yusri,  Provinsi NTB dipercaya menjadi daerah pengembang peternakan sapi potong. Hal ini didukung dengan potensi sapi potong yang ada di NTB mencapai 267.788 ekor. Di mana jumlah budidaya ternak di masing-masing peternak mencapai puluhan ekor. Selain itu, Provinsi NTB juga memiliki daya tampung dan daya dukung lahan yang memadai. Belum lagi ketersediaan pakan hijauan yang cukup berlimpah, ditambah tenaga peternakan yang ada di NTB juga mencukupi.

“Adapun respon calon investor tersebut sangat baik dan berkeinginn kuat membangun kerja sama dengan Pemprov NTB dalam mengelola RPH Banyumulek,” tutupnya.

Terpisah, Staf Ahli Gubernur NTB Muhammad Riadi mengatakan pihak investor sudah menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi di NTB. Terbukti investor asal Jakarta ini sudah dua kali datang untuk melihat langsung potensi investasi yang bisa dikembangkan.

“kami masih fasilitasi untuk tim investornya. Survey dan cek kondisi RPH, peternak, pasar ternak mulai hari Jumat(14/10) sampai Senin (17/10) kami fasilitasi tim teknisnya,” jelasnya.

Menurut Riadi, respon positif ditunjukkan oleh para calon investor. Menariknya calon investor sengaja membeli sapi untuk dipotong langsung di RPH Banyumulek guna menghitung rendemennya.

“Respon investor positif, tapi kalau udah waktunya pasti akan kami infokan lebih detail,” tutupnya. (cr-rat)

Komentar Anda