Raden Nuna Putuskan Tidak Maju Pilkada KLU

Raden Nuna Abriadi (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Anggota DPRD NTB Raden Nuna Abriadi memutuskan tidak mencalonkan diri di Pilkada KLU 2024. “Saya sudah putuskan tak maju di Pilkada KLU,” katanya, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (21/5).

Sebelumnya, DPD PDIP NTB dalam rakerda 2023 menetapkan Raden Nuna Abriadi diusung di Pilkada KLU sebagai calon bupati. Belakangan, ada aturan yang mengharuskan caleg terpilih untuk mundur jika maju pilkada. Hal inilah yang membuat Nuna kembali mempertimbangkan keputusan maju. Nuna diketahui kembali terpilih menjadi Anggota DPRD NTB periode 2024-2029. “Keputusan ini saya ambil, setelah mencermati dinamika politik dan berdiskusi dengan partai,” terangnya.

Baca Juga :  Mantan Ketua Berkarya Jabat Ketua PSI NTB

Dalam diskusi itu, partai dalam hal ini PDIP memerintahkan agar dirinya tetap berada di legislatif, sehingga dirinya tetap tegak lurus dengan apapun keputusan partai. “Saya tetap di legislatif, sesuai perintah partai,” tegasnya.

Terkait arah dukungan PDIP di Pilkada KLU 2024, ia mengaku hal itu masih berproses. Namun ada sejumlah kandidat yang sudah mendaftar di PDIP yakni Najmul Akhyar, Danny Carter Febrianto, Mariadi, Lalu Supriatna dan TGH Lalu Muchsin Effendi. “Saat ini masih berproses,” terang Anggota Komisi II DPRD NTB ini.

Baca Juga :  Edy Jabat Ketua KPU Kota, Hendri Ketua KPU Loteng

Jika sudah ada keputusan final dari DPP terkait arah dukungan, maka seluruh kader dan pengurus harus melaksanakan keputusan partai tersebut. PDIP di KLU memiliki raihan 3 kursi hasil Pileg 2024. Sementara syarat mengusung paslon ke KPU, yakni minimal 6 kursi. Dengan demikian, PDIP butuh koalisi mengusung paslon. “Siapapun nanti diputuskan final didukung oleh DPP di Pilkada KLU, kita siap amankan dan laksanakan keputusan tersebut,” tegasnya. (yan)

Komentar Anda