PW NU NTB Bantah Rekomendasikan Gita

Lalu Gita Aryadi
Lalu Gita Aryadi.(ist)

MATARAM–Terpilihnya Lalu Gita Aryadi sebagai sekretaris daerah ( sekda) Provinsi NTB masih menjadi sorotan.
Gita menggusur peluang Iswandi yang sebelumnya menjabat pelaksana harian sekda dan saat itu lebih diunggulkan mengisi jabatan sekda definitif. Apalagi belakangan beredar surat rekomendasi dari Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama ( NU)  terhadap Gita. Surat rekomendasi bernomor 3775/ B.II.02/11/2019 ditandatangani oleh ketua umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A. nomor 3775/B.II.02/11/2019 ditujukan kepada Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.
Namun terhadap dukungan ini, Pengurus Wilayah (PW) NU NTB membantah telah menerbitkan surat rekomendasi yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh PB NU.  Sekretaris PW NU NTB, Lalu Aksar Ansyori menegaskan bantahan tersebut.  Apalagi Ketua PW NU NTB menjadi salah satu anggota Panitia Seleksi (Pansel) Sekda. “Bukan. Kan sudah saya bilang, kebetulan Prof Masnun (ketua PWNU) itu menjadi anggota Pansel Sekda. Jadi PWNU NTB tdk dalam posisi merekomendir semua calon Sekda,”tegasnya.

“Kita husnuzzon saja, semoga ada manfaatnya. Siapa saja yang merasa mendapat manfaat dari NU ya alhamdulillah,”ujarnya atas dilantiknya H. Lalu Gita Aryadi menjadi Sekda NTB. Sebab, katanya, NU tidak pernah melihat orang dari ormas, kelompok, suku, agama, gender dan yang lain. NU melihat dari kebaikan dan kemanfaatan. “NU ingin bermitra dengan siapa saja dengan tujuan kebaikan, kemanfaatan, kemaslahatan hingga rahmatan lil alamiin. Kami kira juga urusan Sekda adalah puncak karier profesional ASN di birokrasi khusnya Pemerintah Provinsi. Sudah melalui mekanisme dan prosedur yg tentunya syarat personal sebagai ASN,”jelasnya.

Disampaikan, Ansyori mantan ketua KPU NTB, pemilihan Sekda sudah melalui proses seleksi oleh pansel hingga melahirkan 3 besar yang disampaikan Gubernur ke Presiden. “Lalu Gita Aryadi saya kira punya kesempatan yang sama dengan lainnya dan tentunya ada pertimbangan-pertimbangan profesional sehingga beliau terpilih menjadi Sekda,”ungkapnya.
Dirinya juga mengenal  Gita Aryadi salah satu figur yang sukses dan memiliki karier profesional yang cemerlang selama ini di setiap jabatan yang pernah diembannya. “Saya kenal (Gita) adalah yang sukes dan memiliki karier profesional yg cemerlang. Jadi kami ucapkan selamat atas pelantikan Miq Gita sebagai Sekda. Semoga bisa mewujudkan NTB Gemilang,”terangnya.
Meurutnya keputusan atas terpilihanya Gita menjadi sekda hal biasa karena pasti semua melakukan ikhtiar.  Dalam seleksi pemiliha sekda pun ada istilah jaringan aspirasi masyarakat (jaring asmara), dimana masyarakat  baik ormas, LSM, tokoh maupun individu-individu bisa menyampaikan aspirasinya. “Era sekarang sangat terbuka untuk publik  menyampaikan aspirasi. Tapi saya nggak tahu sejauh mana aspirasi ini memiliki pengaruh. Dan kami merasa tidak perlu melakukan klarifikasi ke PBNU. kami percaya saja dan sami’na wa ato”na,”tutupnya. (sal)