Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah

Hujan Angin di KLU, Pohon Bertumbangan

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah
EVAKUASI : Petugas BPBD, polisi dan masyarakat bergotong-royong membersihkan pohon tumbang di Karang Raden, Kota Tanjung Lombok Utara Selasa sore kemarin (17/10). (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Angin puting beliung terjadi di Desa Buk-Buk Kecamatan Lingsar Lombok Barat, Selasa sore (17/10) sekitar pukul 16.00 Wita. Angin yang datang tidak terduga ini menyebabkan puluhan pohon tumbang dan merusak puluhan rumah serta fasilitas sekolah.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar, puting beliung menyebabkan 22 unit rumah rusak berat, 39 unit rusak sedang dan 1 unit rusak ringan dan 1 unit sekolah yakni SDN 1 Buk-Buk rusak berat. “Ini asli bencana puting beliung, kerusakannya parah,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lobar Hartono, Selasa malam (17/10).

Adapun untuk korban sendiri, baru terdata dua orang, satu laki-laki dan perempuan dewasa. Masing-masing mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan dan bagian pohon yang roboh. “Mereka sudah mendapatkan penanganan kesehatan dari Puskesmas Lingsar yang juga ikut turun,” jelasnya.

Selasa malam pihaknya terus mengumpulkan data valid di lapangan. Selain juga memotong pohon-pohon yang roboh. Adapun untuk posko darurat belum dibangun. Begitu juga dengan bantuan belum diberikan. Bantuan berupa makanan dan peralatan rencananya akan diberikan hari ini (18/10). “ Kita terus mengumpulkan data. Untuk malam ini, karena kita juga belum bangun posko, warga yang rusak rumahnya, tinggal sementara dulu di rumah keluarga atau tetangga,” jelasnya.

Dikatakan, kondisi malam hari ditambah listrik yang juga padam pada beberapa titik cukup menyulitkan penanganan. Namun semaksimal mungkin dilakukan penanganan bersama stakeholder terkait yang langsung melakukan koordinasi dengan BPBD.

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur  wilayah Kabupaten Lombok Utara disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, menyebabkan sejumlah pepohonan bertumbangan di wilayah Kota Tanjung.

Selain pepohonan, dua rumah warga Dusun Sire Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung juga dinyatakan rusak parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Utara bersama aparat TNI dan Polri langsung turun tangan. Mereka membersihkan dan memindahkan batang dan ranting pohon yang tumbang di sejumlah titik. “Ada beberapa titik pohon tumbang akibat angin. Sekarang kami sedang memindahkan ranting dan batang pepohonan ini,’’ aku Kepala BPBD Lombok Utara, Iwan Maret Asmara.

Di Kota Tanjung saja, ada empat pohon cemara di Lapangan Tioq Tata Tunaq, satu pohon waru di depan Koramil Tanjung, satu pohon nangka berukuran besar di depan kantor DPD Partai Berkarya Lombok Utara, tepatnya di Dusun Karang Bedil dan satu pohon mangga di Dusun Karang Panasan Desa/Kecamatan Tanjung. Kemudian ada juga di depan kantor KUA ukuran besar yang masuk wilayah Desa Sokong, dan satu pohon menimpa rumah warga di Dusun Sire Desa Sigar Penjalin. “Ini data sementara kita yang berada di seputaran Kecamatan Tanjung. Kantor Partai Berkarya dan rumah warga tidak rusak parah,” ungkapnya.

Pantauan koran ini, terjadi kemacetan di Karang Bedil, depan KUA dan depan Koramil Tanjung. Pengendara lebih memilih memutar arah mengambil jalur lain. Pada saat angin kencang banyak para pengendara memilih berdiam untuk berteduh guna menghindari pohon tumbang secara tiba-tiba.

Setelah hujan agak reda, aparat kepolisian langsung turun membantu memotong pepohonan besar di Karang Bedil bersama masyarakat sektar. “Alhmadulillah sampai detik ini belum ada korban jiwa dan kerusakan parah. Data yang kami terima juga tower milik Dinas Kesehatan juga tumbang menimpa bangunan di sekitarnya hingga rusak parah,’’ paparnya.

Ditambahkan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Utara, Resedep, informasi pohon tumbang bertambah di depan masjid Bangsal Desa Pemenang Timur Kecamatan Pemenang. Khusus rumah warga yang tertimpa ini di Dusun Sire, cukup parah karena tertimpa pohon kluwih berukuran besar. Atap dan tembok rumah warga yang menjadi korban hampir roboh. Untuk sementara, pihaknya sudah mengevakuasi korban dan akan menginap di rumah tetangga. Pohon tumbang ini juga menyebabkan lampu di seputaran Tanjung padam sejak sekitar pukul 15.00 Wita. (zul/flo)