Puskesmas Suralaga Dibangun di Bagek Payung

LOKASI PUSKESMAS: Kepala Desa Bagek Payung, Lalu Muhir, menunjukkan lokasi lahan tempat akan dibangun Puskesmas Suralaga.

SELONG–Setelah lama dinanti masyarakat, keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Suralaga akhirnya resmi terwujud. Lokasi Puskesmas Suralaga ini rencananya dibangun Pemda Lotim di sebalah timur Desa Bagik Payung.

“Terpilihnya Bagek Payung sebagai tempat pembangunan Puskesmas, karena letaknya yang dinilai strategis, dan bisa menjangkau semua masyarakat Suralaga. Kini semua prosesnya telah final, tinggal menunggu pembebasan lahan saja,” ungkap Kepala Desa Bagek Payung, Lalu Muhir, kepada Radar Lombok, Rabu (15/3).

Menurutnya, Puseksmas Bagek Payung yang rencanaya akan dibangun pada bulan April mendatang, lahannya sudah disiapkan oleh Pemerintah Desa, namun pembayaran dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim. Adanya Puskesmas ini, tentunya masyarakat akan lebih mudah dalam mengakses kesehatan. “Dengan adanya pembangunan Puskesmas ini, masyarakat Bagek Payung berterima kasih, karena letaknya yang dekat dan sangat strategis,” ujarnya.

[postingan number=3 tag=”puskesmas”]

Dikatakan Kades, pembangunan Puskesmas di Bagek Payung ini, masyarakat Kecamatan Suralaga tentu tidak akan lagi mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan. Artinya, dengan dibangunnya fasilitas kesehatan berupa Puskesmas di Desa Bagek Payung, akan dapat menjangkau seluruh masyarakat Kecamatan Suralaga, bahkan luar kecamatan sekalipun.

Tak hanya itu sambung Muhir, yang juga Ketua Forum Komunikasi Desa (KFKD) ini, pembangunan Puskesmas ini dianggap sebagai hadiah Pemda Lotim, dalam hal ini Dinas Kesehatan Lotim, kepada masyarakat Desa Bagek Payung, yang berhasil mengangkat persoalan Keluarga Berencana (KB), dan mengantarkan Desa Bagek Payung sebagai Pylot Project pada tahun 2014.

Desa Bagek Payung merupakan desa dengan perolehan asesor KB tertinggi dari empat desa yang mengikutinya. “Dari empat desa seperti Desa Bagek Payung, Sepapan, Karang Baru, dan Rarang Tengak. Maka Desa Bagek Payung berhasil menjadi yang tertinggi, sehingga mendapatkan hadiah dari Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Pembangunan Puskesmas ini ulasnya, tentu tidak segampang yang dipikirkan, dan bukan hal yang gratis didapatkan. Melainkan pembangunan Puskesmas di desanya ini merupakan suatu hadiah dari prestasi desa yang mentereng.

“Artinya, apabila kita benar-benar mempuyai keinginan untuk membangun suatu desa. Maka desa itu harus bisa membangun masyarakatnya sendiri, sehingga akan membuahkan hasil di kemudian hari,” ujarnya seraya menekankan, peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas akan dilakukan bulan April, yang dilakukan langsung Bupati Lotim, Ali BD. (cr-wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid