Purnatugas, Lalu Bayu Windya Terima Tabungan Hari Tua Rp 82 Juta

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., menyerahkan tabungan hari tua PT Taspen Rp 82.491.700 kepada Lalu Bayu Windya, M.Si yang purnatugas. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., melepas purnatugas Lalu Bayu Windya, M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan NTB. Pelepasan berlangsung sederhana di Pendopo Gubernur NTB, Senin (26/4/2021). Bayu pun menerima tabungan hari tua dari PT Taspen Rp 82.491.700.

Gubernur mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Lalu Bayu Windya, atas pengabdian dan dedikasinya terhadap bangsa, negara dan daerah. “Kami atas nama pemerintah daerah sadar betul bahwa kita akan kehilangan sosok yang hangat dan sederhana,” kata Doktor Zul didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, dalam rilis Diskominfotik NTB.

Tentunya, dedikasi dan pengalaman Miq Bayu sapaan akrabnya masih dibutuhkan. Apalagi perannya sebagai tokoh masyarakat di Pulau Lombok. “Jadi abang, jangan jauh-jauh dari kita. Bila ada hal-hal yang dibutuhkan oleh daerah, bisa kita mintakan bantuan,” harap Gubernur.

Menurut Gubernur, seorang pimpinan yang dilepas dengan rasa haru, penuh kehangatan dan semua orang merasa kehilangan adalah sosok pemimpin yang dicintai. “Beruntung Miq Bayu, adalah sosok pemimpin yang disenangi banyak orang,” puji Gubernur.

BACA JUGA :  Kunjungi Posyandu Desa Malaka, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Serahkan Bantuan

Selain itu, ia menuturkan bahwa, betul yang disampaikan Sekda, di awal membuka acara tadi. Ada kalimat pendek yang menentramkan, bahwa semuanya akan berlalu. Jadi kelihatan sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Ia memaknai bahwa setiap orang yang mendapat jabatan, dapat posisi, baik itu Kepala Dinas, Sekda atau Gubernur, jangan menyikapinya secara berlebihan. Karena setelah masanya, suatu saat akan berlalu.

Begitu juga dalam posisi kehidupan ini. Ada siang pasti ada malam, ada suka pasti ada duka. Indahnya hidup dan kehidupan, karena mampu dimaknai bahwa segala sesuatu itu akan berlalu.

Sepenggal kalimat untuk melepas purna bakti Miq Bayu, every ending is a new begining, setiap akhir merupakan awal yang baru. “Saya setuju dengan kalimat ini,” ucap Gubernur.

Sehingga, orang nomor satu di NTB ini mengingatkan bahwa pengalaman dan persahabatan para Kepala Dinas di lingkup Pemrov, harus dijadikan peluang. Apabila purna dapat memberikan kontribusi yang baik untuk daerah.

Sementara itu, Lalu Bayu Windya mengapresiasi atas kehangatan dan keakraban untuk melepas masa baktinya. Diceritakan, bahwa pengalaman menjadi abdi negara sudah dilaluinya di daerah, sejak di Kabupaten Dompu hingga kembali ke Pulau Lombok. “Banyak pengalaman dan cerita kehidupan yang menyertainya bersama beberapa kepala OPD sejak awal menjadi PNS,” sebutnya terharu didampingi Istri Hj. Dedeh.

BACA JUGA :  Peringati Hari Otda ke-25, Momentum Gotong Royong Tangani Pandemi Covid-19

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas keakraban, kehangatan dan komunikasi yang baik selama bersama Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalilah. “Pak Gubernur ini merakyat, tidak ada sekat kepada semua orang,” pujinya.

Pria yang memiliki senyum khas dan terkenal akrab dengan semua orang ini, juga mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada rekan-rekan kepala OPD yang telah bersamanya selama ini. Di akhir acara, Gubernur memberikan tanda penghargaan berupa cendera mata dari Pemrov NTB dan kepala OPD kepada Miq Bayu.

Kegiatan yang dipandu Sekda ini juga sempat memutar video pendek perjalanan karir Miq Bayu, dan buka puasa bersama dengan penuh kehangatan dengan semua Asisten Setda, Kepala Biro, kepala OPD lingkup Pemprov NTB. (RL)