Punya Keterampilan Handal, Lulusan Poltekpar Lombok Sukses di Dunia Kerja

ALUMNI POLTEKPAR: Erick, salah satu alumni Poltekpar Lombok, dikenal sangat piawai meracik kopi, yang semua itu berkat belajar di kampus. (ist for radarlombok)

PRAYA—Satria Jagaditha, Azizatur Raniati, Turhan Iskandar, Erick dan Ilman Sadri, merupakan lima dari sekian banyak alumni Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, yang sukses di dunia kerja.

Mereka berdua menjadi gambaran kecil dari sekian banyak alumni yang merasakan manfaat besar kuliah di Poltekpar Lombok. “Pengalaman belajar ilmu pengetahuan dan keterampilan selama kuliah masih membekas. Luar biasa Poltekpar Lombok,” ungkap Satria Jagaditha, Rabu (4/10/2021).

Untuk itu, Satria berpesan kepada calon-calon mahasiswa atau yang ingin kuliah di Poltekpar Lombok, agar jangan ragu dan bimbang. Karena kuliah di Poltekpar Lombok dipastikan tidak akan menyesal, dan bisa dibuktikan. “Sedangkan untuk adik-adik saya yang masih kuliah, tetap semangat dengan kemampuan diri sendiri,” pesan Satria.

Satria mengatakan, walau kuliah selama tiga tahun di Poltekpar Lombok. Tapi pengalaman kerja yang didapatkannya sudah berjalan sampai empat tahun lamanya. Dari proses training di sejumlah hotel dan restoran di Pulau Dewata Bali, sampai dibeberapa tempat di Pulau Lombok.

“Sekarang saya sudah menjadi Kepala Dapur di Restoran Rolpin di Sayang Sayang, Kota Mataram. Ini berkat Poltekpar Lombok,” kata Satria, lulusan dari kampus yang berdiri di Lombok Tengah, Oktober tahun 2020 tersebut.

Saat ini, Satria mendapatkan penawaran dari berbagai restoran ternama di Kota Mataram. Bahkan beberapa tempat di Pulau Lombok dan luar daerah. Tapi pria kelahiran Mataram 13 Juli 1999 tersebut masih setia dengan pekerjaannya sekarang. “Saat libur semester dan libur kampus dulu, saya memanfaatkan untuk bekerja,” kata Satria.

Setiap lamaran yang dilayangkan ke hotel atau restoran langsung diterima. Karena mereka sudah mengenal nama Poltekpar Lombok, yang dinilai mencetak mahasiswa dan lulusan yang unggul, gemilang dan mumpuni, serta siap bekerja di dunia kerja dan siap membuka peluang kerja bagi yang lain.

Demikian pula yang dirasakan alumni Poltekpar Lombok lainnya, Azizatur Ranianti. Perempuan asal Aikmel, Lombok Timur ini sekarang membuka usaha di rumahnya secara mandiri. Hasilnya luar biasa. Tidak saja mampu menopang ekonomi keluarga, tapi juga mampu membuka peluang pekerjaan bagi yang lain.“Saya membuat aneka kuliner khas Lombok. Ada kue-kue kering, kue-kue basah dan aneka makanan ringan lainnya,” tutur Azizatur.

BACA JUGA :  Poltekpar Lombok Tandatangani Berita Acara dengan 10 Pemda di NTB

Keterampilan membuat aneka kuliner itu, berkat dia menimba ilmu pengetahuan di Poltekpar Lombok. Usai kelulusan, awalnya perempuan kelahiran 12 Juni 1999 tersebut, bekerja di Longtun Lombok Tengah. Bahkan ada tawaran di beberapa tempat di Lombok Barat dan Kota Mataram. Tapi karena orang tua melarang, akhirnya dia membuka usaha sendiri. “Pernah juga kerja di Rogili Kafe di Mataram. Syukur Alhamdulillah, berkat Poltekpar Lombok saya punya keterampilan. Terima kasih Poltekpar Lombok,” kata Azizatur.

Sama seperti Azizatur Ranianti, rekan alumni yang lain, Turhan Iskandar juga memutuskan membuka usaha secara mandiri. Usahanya itu bahkan telah digeluti sejak semester empat pada program studi Tata Hidang. “Sambil kuliah, sambil kerja. Kedua-duanya saling mengisi dan melengkapi, dan tidak ada yang terganggu. Saya membuka usaha kuliner di (Pantai) Mapak Indah, Kota Mataram. Namnya JP Kafe Sunset,” kata pria kelahiran Mataram 20 November 1997 ini.

Dari usahanya itu, Turhan mampu membuka peluang pekerjaan bagi keluarga, dan warga pada umumnya. Saat ini, dia sudah memiliki karyawan sebanyak enam orang. Mereka bekerja secara profesional. “Karena saya berusaha mendidik mereka,” kata Turhan.

Pola dan cara mendidik karyawannya diambil dari pengalaman dan ilmu pengetahuan selama kuliah di Poltekpar Lombok. Baik cara membuat hidangan kuliner, minuman khas-khas JP maupun terkait cara menyuguhkannya.

Termasuk mengajarkan bagaimana cara melayani tamu atau pelanggan dengan baik dan benar. “Karyawan saya ajarkan bagaimana bersikap ramah, senyum, sapa dan salam. Kalau kita jalani itu semua, maka tamu dan pelanggan akan merasa nyaman. Hasilnya, mereka pasti dating lagi,” ujar Turhan.

Keberhasilan usahanya itu sambung Turhan, lagi-lagi semua berkat Poltekpar Lombok. Sehingga dia tidak menyesal kuliah di Poltekpar Lombok. “Tidak bisa saya sampaikan dengan kata-kata. Syukur Alhamdulillah, saya bisa menimba ilmu di Poltekpar Lombok,” kata Turhan.

Begitu pula Erick, Alumni Poltekpar Lombok ini bekerja di Acibara Kota Mataram, sebuah tempat tongkrongan anak muda yang setiap harinya selalu ramai dikunjungi tamu. Wajar karena racikan kopi buatan Erick tidak ada duanya. Rasanya beda dengan kopi-kopi pada umumnya. Yang penasaran bisa mengunjungi langsung Acibara. “Semua ilmu ini saya dapatkan dari Poltekpar Lombok,” singkatnya.

BACA JUGA :  Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Kualitas SDM Bagi Pengelola Homestay di Desa Wisata Tete Batu

Demikian Ilman Sadri, alumni lainnya, saat ini berhasil membuka usaha digital boat transportation booking. Sehingga para tamu atau wisatawan yang ingin menyeberang ke kawasan tiga Gili di Kabupaten Lombok Utara, maka sekarang tidak perlu repot-repot membeli tiket secara manual.

“Tingga datang langsung ke koperasi penyedia boad, kemudian kunjungi laman lallo.id, maka tiket yang diinginkan sudah tersedia. Seperti kita memesan tiket pesawat. Jadi cukup dari rumah saja,” kata pria kelahiran 9 Oktober 1998 ini.

Dijelaskan, usaha yang ditekuni Ilman tersebut, telah dirintis sejak semester tujuh. Awal perkenalan di semester lima, yaitu saat dia ikut training ke Bandung. Dari situlah Ilman tercetus ide untuk membuat usaha penjualan tiket online.

“Selama kuliah di Poltekpar Lombok, banyak saya temukan pengalaman dan ilmu pengetahuan. Tidak saja dibidang pariwisata atau kuliner, tetapi juga menyangkut pengembangan bakat lewat enterpreneur, hingga berbicara menjadi pebisnis handal,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par mengatakan, Poltekpar Lombok juga dalam waktu dekat akan membuka job fair bagi lulusan Poltekpar Lombok, atau para pencari kerja pada umumnya. “Rencana (job fair) akan dibuka selama dua hari, dari 23-24 Oktober mendatang. Sedangkan sehari sebelumnya, tanggal 22 Oktober, kami akan menggelar wisuda,” kata Herry seraya menyatakan, untuk job fair nanti sesuai rencana Poltekpar Lombok akan menggandeng 15 perusahaan.

Kalau misalnya 15 perusahaan itu membuka lowongan kerja masing-masing 10 lowongan saja, maka sudah ada 150 lowongan kerja yang tersedia dan siap diterima. Agar berjalan sukses, Poltekpar Lombok juga akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng, serta Disnakertrans Provinsi NTB. “Perusahaan-perusahaan itu diantaranya ada yang bergerak dibidang hotel dan restoran,” kata Herry.

Poltekpar Lombok lanjut herry, memastikan kegiatan semacam itu akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Artinya, pihak kampus siap menjembatani lulusan Poltekpar Lombok bekerja di perusahaan-perusahaan ternama. “Anak didik kami yang sedang menjalani praktek kerja lapangan, biasanya mereka juga ditawari kerja di tempat mereka praktek. Inilah kelebihan kuliah di Poltekpar Lombok,” pungkas Herry. (met/*)