Puncak HAN 2022 Menjadikan Anak Lombok Barat Berintegritas

PUNCAK HAN 2022: Bupati Lombok Barat saat memberikan sambutan pada puncak HAN Kabupaten Lombok Barat (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Lombok barat tahun 2022 digelar di lapangan kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Barat, rabu (24/8) kemarin. Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama DP2KBP3A Lobar, Lembaga Perlindungan Anak Lombok Barat dan Dewan Anak Kabupaten Lombok Barat

Puncak HAN  bertema “Anak Terlindungi Lombok Barat Mantap Indonesia Maju”  Untuk menjadikan anak Lombok barat berintegritas” yang dihadiri sekitar 450 orang siswa SMP, SMA dan TK yang berasal dari Lombok Barat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Sosialisasi anti korupsi, lomba mewarnai, untuk anak TK dan berbagai Lomba  tradisional lainnya yang diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai Sekolah. Ceremony puncak HAN di Lombok Barat bisa terlaksana atas dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pihak swasta. Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid bersama istri Hj. Kharatun yang pada saat itu juga dinobatkan bunda literasi Lombok Barat.

Baca Juga :  Aparat Diminta Serius Tangani Kasus Penjualan Aset Lobar

Dalam sambutannya Bupati mengatakan kenapa puncak HAN dilakukan di Kantor Dinas Perpusatakaan, alasannya agar anak-anak semakin gemar membaca dan lebih kenal dekat dengan perpusatakaan. Bupati berharap agar anak-anak Kabupaten Lombok Barat semakin gemar membaca.” Sengaja acara ini digelar di kantor Dinas Perpusatakaan agar anak-anak lebih dekat dengan perpusatakaan dan menumbuhkan rasa untuk gemar membaca, ” ajak Bupati.

Lewat momentum puncak HAN Bupati mengajak anak-anak Lombok Barat untuk gemar membaca buku, dan bisa mengurangi bermain gadget. Karena dengan membaca akan bisa meningkatkan kecerdasaan dan ilmu pengetahuan anak-anak. .Sementara itu Ketua LPA Lombok Barat Erni Suryana  mengharapkan agar suara anak mulai harus didengarkan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melibatkan anak-anak dalam proses perencanaan baik itu melalui Musrenbang desa sampai kabupaten supaya mereka bisa menyuarakan hak hak dan kegiatan anak..” Karna bagaimanapun mereka lebih tau kegiatan apa yg dibutuhkan sesuai usia mereka. Anak harus diberikan ruang untuk menyuarakan hak-haknya dan diberikan kesempatan untuk berpendapat, ” pintanya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Calo Tiket di Pelabuhan Lembar

LPA juga berharap agar disemua Desa ada Lembaga Perlindungan  Anak desa yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan sosialisasi terhadap pemenuhan hak hak anak sehingga akan dapat mengurangi tindakan tindakan kekerasan terhadap anak. Sementara itu Kepala Bidang PPPA DP2KBP3A.Mustilkar mengharapkan melalui momentum HAN agar menjadi pengingat bagi semua  bahwa semua pihak harus mengambil peran untuk mewujudkan Kabupaten Lombok Barat menjadi Kabupten yang layak anak. Karna mewujudkan KLA membutuhkan kolaborasi dan integrasi program baik dari OPD maupun dari pemerintah ditingkat Desa. ” Tidak kalah pentingnya dukungan dari tokoh agama tokoh masyarakat dan dunia usaha untuk mewujudkan Lombok barat menjadi kabupaten yang layak anak, ” ujarnya.(ami/ADV)

Komentar Anda