Puluhan Warga Desa Ubung Keracunan Nasi Bungkus

DIRAWAT: Warga Desa Ubung Kecamatan Jonggat yang keracunan nasi bungkus saat mendapat perawatan di Puskesmas Ubung, Minggu malam (5/6) (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYAPuluhan warga Desa Ubung Kecamatan Jonggat terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat karena mual dan muntah-muntah, Minggu (5/6). Mereka mengalami keracunan setelah memakan nasi bungkus yang diberikan salah seorang warga yang memiliki hajatan aqiqah. Warga yang mengalami keracunan menjalani perawatan di Puskesmas Ubung, Bonjeruk dan Bagu.

Informasi yang berhasil dihimpun bahwa di Puskesmas Ubung  ada 11 orang diinfus dan 23 orang berobat jalan. Sementara di Puskesmas Bagu ada lima orang dan kondisi mereka tidak ada yang rawat inap. Sedangkan di Puskesmas Bonjeruk ada  10 orang yang terdiri dari  empat orang diinfus  dan ena orang warga berobat jalan.

Keracunan massal ini bermula dari salah satu warga Dusun Mertak Desa Ubung bernama Abdul Hanan menggelar acara aqiqah anaknya di makam Batulayar Lombok Barat. Sebelum berangkat, keluarga sudah menyiapkan hidangan berupa nasi bungkus dengan kertas nasi yang terdiri dari nasi putih, ayam pelecing, daging yang dimasak seperti rendang, olah- olah, sayur nangka, dan telur rebus.

Baca Juga :  Lalu Firman Resmi Jabat Sekda Loteng

Warga yang mengikuti acara kurang lebih 60-70 orang termasuk juga rombongan yang berasal dari Lombok Timur.  Selesai acara sekitar jam 12.00 Wita, disambut santap siang dengan hidangan nasi bungkus yang sudah disiapkan. Kemudian setelah memakan nasi tersebut ternyata keluhan dirasakan pertama kali di lokasi oleh rombongan dari Lombok Timur. Sedangkan untuk rombongan dari Dusun Mertak mulai mengalami keluhan sekitar pukul 16.00-07.00 Wita dengan keluhan mual, muntah.

Sebagian warga yang keracunan tersebut langsung dilarikan ke puskesmas dan ditangani di Puskesmas Ubung yaitu berjumlah 24 orang. Sebagian lagi ada yang diarahkan ke Puskesmas Bonjeruk, Puskesmas Puyung, Puskesmas Bagu, dan Poskestren Darul Hukmaini Jonggat.

Babinkamtibmas Desa Ubung Kecamatan Jonggat, Bripka Iriawan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya keracunan warga yang diduga akibat nasi bungkus tersebut. Dari data yang dimiliki saat ini korban sekitar 34 orang, mereka mengalami pusing dan mual-mual, sehingga dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. “Untuk korban baik yang dewasa maupun anak-anak dirawat di tiga puskesmas yakni di Puskesmas Ubung, Bonjeruk dan Menemeng. Dari puluhan yang diduga keracunan masih menjalani perawatan dan sebagian telah pulang setelah diberikan pengobatan,” ungkap Bripka Iriawan, Minggu (5/6).

Baca Juga :  Dua Kafilah Loteng Melaju ke Nasional

Sementara itu, salah seorang petugas Puskesmas Ubung, Azizah mengatakan, jumlah warga yang dirawat di Puskesmas Ubung yang diduga akibat keracunan nasi bungkus tersebut sekitar 24 orang. Kondisi sekarang masih ada warga yang diinfus dan ada juga warga yang hanya diberikan obat. “Untuk di Puskesmas Ubung ada yang hanya diberikan obat tapi ada juga yang sampai diinfus,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Jonggat IPTU Bambang Sutrisno membenarkan kejadian tersebut. Tapi pihaknya belum bersedia memberikan komentar karena anggota sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP). “Masih anggota ke TKP,” katanya.

Begitu juga Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah, Suardi tidak bisa menjelaskan secara detail terkait dengan insiden tersebut. (met)

Komentar Anda