Puluhan Ribu Tiket MotoGP Belum Laku Terjual

Arie Prasetyo (Faisal Haris/Radar Lombok)

MATARAM – Balap motor dunia MotoGP Indonesia 2022 di sirkuit Mandalika dimulai Jumat (18/3/2022) sampai Minggu (20/3/2022).

Untuk tiga hari balap ini, jumlah tiket yang sudah terjual tidak kurang dari 100 ribu lembar. Direktur Operasional dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo mengatakan jumlah penjualan tiket itu berdasarkan data pembelian tiket yang dihimpun sampai H-2 penyelenggaran MotoGP.
Tiket MotoGP hari ketiga sudah sold out (habis terjual). Namun tiket hari pertama dan hari kedua tersisa masih cukup banyak. Untuk hari pertama saja masih tersisa sekitar 20 ribuan tiket. Begitu juga untuk hari kedua.” Yang sudah terjual (tiket penyelenggaran MotoGP) sudah 63 ribu untuk hari ketiga. Tapi untuk hari pertama dan kedua saya lupa angka pastinya. Tapi kalau di total semuanya sudah sekitar 100 ribu lebih. Jadi traffic pergerakan orang nanti 100 ribu orang lebih untuk tiga hari kedepan,” ungkapnya saat menghadiri Media Briefing di Lombok Astoria Mataram, Rabu (16/3).

Untuk jenis tiket yang masih tersisa, baik tiket hari pertama maupun hari kedua yakni grandstand dan general admision. “Kita masih punya tiket grandstand ada dua macam kita punya. Ada grandstand premium dan grandstand reguler. Kelas general admision juga masih ada,” sambungnya.

Arie menjelaskan dari jumlah tiket yang sudah terjual sebetulnya akumulasi dari tiga hari penyelenggaraan MotoGP.”Jadi 63 ribu itu sebenarnya tiket harian. Jadi di hari ketiga itu kemarin dikatakan sold out. Artinya 63 ribu tiket sold out di hari ketiga. Dan hari kedua, orang-orang itu-itu juga, tempat duduknya sama, sehingga hari kedua 63 ribu lagi, begitu juga hari pertama 63 ribu aja. Karena inikan venue sam,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kenaikan BBM Bisa Menambah Kemiskinan Baru

Tiket yang dijual terdiri dari tiket harian dan weekend pass. Untuk tiket harian penonton biasanya memilih hanya satu tiket, misalnya, Jumat, Sabtu, Minggu. Sedangkan tiket weekend pass yakni tiket paketan Sabtu dan Minggu. Karena tidak semua orang ingin menonton dari hari pertama hingga hari ketiga. “Makanya jika ditotalkan tiket yang terjual hampir 100 ribu tiket untuk tiga hari penyelenggaran MotoGP,” tambahnya.

Pihaknya masih melakukan penjualan tiket yang belum laku terjual. “Untuk pemesanannya bisa melalui channel kita yang kemarin, tiket.com dan sebagainya. Di (Mal) Epicentrum juga kita buka (penjualan tiket) secara offline dan bisa beli di Indomaret dan Alfamart,” sebutnya.

Di sisi lain, Arie juga sampaikan, bahwa pihaknya sudah mulai membuka lokasi penukaran tiket bagi penonton, supaya ketika datang ke Sirkuit Mandalika penonton sudah menggunakan gelang. “Hari ini (Rabu) kita sudah mulai buka tempat penukaran tiket di eks bandara Selaparang (Mataram). Jadi semua yang sudah membeli tiket sudah bisa menukarkan gelangnya mulai hari ini,” katanya.

Untuk lokasi penukaran tiket tidak hanya akan dibuka di eks bandara Selaparang, tetapi bagi penonton yang hendak menukarkan tiket juga bisa datang langsung ke eks embarkasi haji di Bandara Lombok. “Kita juga besok (hari ini) bisa buka di parkiran timur dan parkiran barat (Sirkuit Mandalika). Ini kita lakukan tujuannya supaya nanti saat hari H penonton tidak perlu ngantri lagi. Jadi semua orang yang datang sudah pakai gelang masing-masing, sehingga prosesnya lebih cepat,” sambungnya.
Terlebih jumlah pononton pada hari ketiga mencapai 63 ribu dipastikan akan bergerak ke Mandalika. Sehingga dengan dimulai penukaran tiket lebih awal agar tidak terulang lagi seperti saat gelaran event WorldSBK pada November 2021. Dimana tiket hanya bisa ditukar pada hari penyelenggaraan sehingga terjadi penumpukan di tempat penukaran tiket. “Nah sekarang penukarannya kita majukan lebih cepat, tapi pada hari H juga ada (penukaran). Jadi tidak usah khawatirlah, pada hari H tetap ada, tapi kita bikin mulai hari ini (Rabu) di Eks Bandara Selaparang bisa ditukarkan supaya nanti teman-teman tenang sampai di venue (Sirkuit) sudah pakai gelang,” tandasnya.

BACA JUGA :  Dirut PT Air Minum Giri Menang Diperiksa Kejaksaan

Arie juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menambah kapasitas loket penukaran tiket. Apalagi dari informasi yang diterima penukaran tiket di eks bandara yang sudah dimulai sejak pukul 08:00 Wita terjadi antrean panjang, tentu hal ini akan disikapi dengan menambah kapasitas loket yang akan disiapkan. Serta akan membuka lokasi penukaran tiket di beberapa tempat lagi sehingga memudahkan para penonton saat hendak menukarkan tiketnya. “Jadi nanti kita akan tambah loketnya, supaya anteriannya tidak terlalu panjang. Sehingga lebih cepat prosesnya,” pungkasnya. (sal)