PU Segera Perbaiki Ruas Jalan Rusak

Dedi Irawan (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG–Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) akan segera mulai memperbaiki jalan jalan yang rusak di wilayahnya. Hal ini didasari atas perintah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim.

“Sesuai dengan perintah dari Pak Bupati Lotim, kita diminta untuk segera mulai mengerjakan jalan-jalan yang rusak, agar lebih cepat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Kabid Bina Marga, Dinas PU Lotim, Dedi Irawan saat ditemui Radar Lombok di ruang kerjanya, Selasa kemarin (17/1).

Ditegaskan, untuk perbaikan jalan-jalan yang rusak itu, pihaknya memang diminta untuk mempercepat pengerjaannya. Mengingat di sejumlah jalan kabupaten masih banyak yang rusak, yang berakibat masyarakat banyak yang mengeluh.

Dengan begitu, pihaknya pun akan mempercepat pengerjaan yang diperkirakan bakal menghabiskan dana Rp 100 miliar, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). “Kalau tidak ada halangan, pada bulan Februari mendatang kita akan serahkan ke ULP untuk dilakukan pelelangan, sehingga pada bulan April sudah mulai dikerjakan,” jelasnya.

[postingan number=3 tag=”jalan”]

Pada tahun sebelumnya, pengerjaan proyek biasanya dilakukan pada bulan September. Namun untuk tahun 2017 ini, pihaknya diperintahkan mempercepat pengerjaan pada ruas jalan jalan kabupaten, yang dananya berasal dari dana DAK.

Lebih lanjut pria yang baru menjabat Kabid Bina Marga selama dua hari ini menyampaikan, untuk jalan yang dananya berasal dari DAU, hingga kini masih dalam perencanaan, sehingga belum bisa dikerjakan. “Kalau jalan-jalan yang berasal dari dana DAU  baru mencapai 50% dalam tahap perencanaan. Jadi belum bisa dikerjakan,” sambungnya.

Selain jalan yang akan diperbaiki, pemerintah juga telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 miliar untuk memperbaiki saluran drainase yang berada di pinggir jalan-jalan yang akan diperbaiki tersebut. Hanya saja mungkin tidak semua jalan yang diperbaiki akan mendapatkan drainase.

Dilihat besaran harga yang ideal untuk seluruh drainase jalan yang akan dibangun, diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 2 miliar. “karena itu, saat ini kita akan menangani titik-titik drainase yang rentan rusak saja. Sedangkan yang kondisinya tidak rawan akan dilakukan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya. (cr-wan)