PT BAL Siap Alirkan Kembali Air di Gili Meno dan Bersedia Diakuisisi PDAM KLU

Tangkapan Layar : Berita Acara Kesepakatan Pemkab KLU, PDAM Amerta Dayan Gunung, PT BAL dan PT GNE terkait persoalan air bersih di Gili Meno dan Gili Trawangan, pada tanggal 21 Mei 2024.

GIRI MENANG – Di tengah krisis air bersih yang melanda Gili Meno, PT Berkat Air Laut (BAL) sebagai pemilik instalasi air di pulau indah di Lombok Utara tersebut menyatakan kesiapannya untuk diakuisisi oleh PDAM Amerta Dayan Gunung, Kabupaten Lombok Utara. Hal ini terungkap dalam Berita Acara resmi yang diterima redaksi Radar Lombok, ditandatangani oleh para pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan PDAM Amerta Dayan Gunung, dengan beberapa poin kesepakatan.

Dalam Berita Acara yang ditandatangi pada tanggal 21 Mei 2024 tersebut, menyepakati beberapa poin. Seperti, untuk Akuisisi Infrastruktur intalasi air di Gili Meno, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan PDAM Amerta Dayan Gunung akan mengambil alih infrastruktur milik PT BAL di Dusun Gili Meno untuk memastikan kelancaran pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Selanjutnya, PT BAL menyetujui proses akuisisi tersebut. Dalam poin Berita Acara itu juga, PT Gerbang NTB Emas (GNE) sebagai pihak BUMD yang bekerja sama dengan PT BAL, akan melaporkan rencana akuisi tersebut kepada Pemprov NTB selaku pemegang saham atau pemilik dari Perusda PT GNE tersebut.

Baca Juga :  Dewan Pakar TKN Prabowo - Gibran Minta Pemda Segera Atasi Darurat Air Bersih di Gili Meno

Dalam poin Berita Acara itu juga, tercantum disepakati, untuk Penghentian Operasional Air di Gili Meno, di mana PT Gerbang NTB Emas berencana menghentikan operasional pelayanan air bersih di Dusun Gili Meno dan akan melaporkannya kepada Pemerintah Provinsi NTB.

Upaya redaksi Radar Lombok untuk mengonfirmasi kesediaan pemilik PT BAL, William John Matteson, yang saat ini berada dalam tahanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari John, selaku pemilik PT BAL, karena masih dalam proses hukum.

Menurut salah satu sumber karyawan PT BAL yang tidak ingin disebutkan namanya, bahwa John selaku Owner dari PT BAL sangat prihatin dengan kondisi ini dan ingin membuka kembali aliran air di Gili Meno dan bahkan di Gili Trawangan. Perlu diketahui, instalasi air PT BAL di Trawangan masih ada, namun hingga saat ini belum ada permintaan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan juga Pemerintah Provinsi NTB kepada PT BAL, terkait permintaan membuka aliran air bersih tersebut.

Baca Juga :  Warga Gili Meno Desak Pemerintah Daerah Segera Atasi Krisis Air Bersih  

Berita Acara yang ditandatangani pada 21 Mei 2024 oleh berbagai pihak tersebut, menjadi bukti nyata langkah konkret yang diambil untuk mengatasi krisis air bersih di wilayah tersebut. Diharapkan akuisisi infrastruktur instaliasi air bersih milik PT BAL di Gili Trawangan dan Gili Meno oleh Pemkab KLU dan PDAM Amerta Dayan Gunung ini dapat segera terealisasi dan pelayanan air bersih di Gili Meno dan Trawangan kembali normal. (luk)

 

Komentar Anda