Proyek Jalan Molor, PUPR Lombok Timur Tegur PLN

Tiang Listrik Minta Dipindahkan

Proyek Jalan Molor, PUPR Lombok Timur Tegur PLN
PROYEK MOLOR: Pengerjaan proyek jalan Kelayu-Jorong molor, karena terkendala keberadan tiang dan jaringan listrik yang tak kunjung dipindahkan pihak PLN. (GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim, menegur pihak PLN Rayon Selong. Ini terkait proyek pengaspalan jalan di Kelurahan Kelayu – Jorong, Selong, yang molor lantaran keberadaan tiang jaringan listrik yang berada tepat di badan jalan, dan tak kunjung dipindahkan oleh PLN.

Proyek yang ditangani PUPR ini progres pengerjaannya baru selesai dilakukan pemeratan badan jalan, dan pengerjaan saluran irigasi. Selanjutnya tinggal dilakukan pengaspalan. Tapi itu belum bisa terlaksana karena keberadaan tiang dan jaringan listrik. PUPR sendiri telah beberapa kali meminta PLN untuk segera memindahkan kedua komponen itu. Namun tak kunjung di respon. “PLN belum mau memindahkan tiang dan jaringan listrik,” kesal Kabid  Bina Marga PUPR Lotim, Dedi Irawan, Kamis (19/10).

Jika tiang dan jaringan listrik itu tak kunjung dipindahkan, maka ini jelas akan berdampak terhadap proses pengerjaan dan pengaspalan jalan tersebut. Padahal PUPR sendiri mengupayakan agar pengerjaan jalan itu bisa segera tuntas. “Kita tidak bisa mengaspal karena masih ada tiang listrik. Kalau seperti itu  tentu akan menghambat pengerjaan,” sebutnya.

Di lokasi proyek, terlihat tidak ada satu pun aktifitas pengerjaan. Yang ada hanyalah alat berat yang masih terparkir. Kondisi jalan berdebu juga sangat menggangu para pengguna jalan yang melintas. “Harus segera dipindahkan supaya hotmix jalan bisa segera tuntas,” desak Dedi.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, Manajer PLN Rayon Selong, Arif Makmun belum bisa dihubungi, ketika coba dikonfirmasi melalui telpon, kemarin. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid