Proyek Harus Tuntas Dibayar Sebelum Tahun Berakhir

H. Hasni (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Timur memastikan bahwa beberapa paket proyek akan tuntas terbayar sebelum tahun anggaran berakhir. Hal tersebut dikatakan oleh Kapal BPKAD Lotim, H. Hasni.” Sejauh ini belum ada terjadi penumpukan pembayaran paket pekerjaan,” kata Hasni.

Beberapa paket proyek  yang masih belum terbayar katanya, disebabkan karena masih dalam proses penyelesaian administrasi. Terutama paket proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).  Jika kelengkapan administrasi telah tuntas maka dipastikan akan dituntaskan pembayarannya pada triwulan keempat ini.” Kalau masalah anggaran untuk pembayaran pengerjaan nggak ada masalah. Orang bekerja harus kita bayar. Dan juga tidak boleh ada pengerjaan kalau anggarannya tidak tersedia,” tegas Hasni.

BACA JUGA :  Bupati Lotim Gaungkan Pengamanan Swakarsa

Berdasarkan hasil evaluasi, realiasi belanja di APBD 2021 ini sudah mencapai 60 persen di semua sektor. Jumlah tersebut terbilang sudah cukup tinggi. Bahkan serapan anggaran Lotim  dianggap sudah sangat baik oleh pemerintah pusat.” Bahkan untuk serapan DAK kita terbaik di NTB. Makanya kita terus meminta OPD terkait yang memiliki paket pengerjaan dari DAK supaya segera mengajukan pembayarannya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ibu Rumah Tangga di Pengadangan Tewas Gantung Diri

Di tahun ini total DAK fisik yang diterima oleh Lotim sekitar Rp 280 miliar, sekitar 70 persen telah terserap. Sisanya sekitar 30 proses masih sedang dalam proses. Pihaknya akan mengupayakan akan tuntas terbayar di triwulan keempat ini. (lie)