Protes Korban Gempa Diakomodir

Protes Korban Gempa Diakomodir
DIRESPON: Pemkot Mataram merespon protes warga Lingkungan Gerung Buntun Barat, Kelurahan Mandalika yang tidak mendapatkan bantuan. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM–Protes warga di tiga lingkungan di Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya  yang tidak mendapatkan bantuan perbaikan rumah korban gempa direspon Pemerintah Kota Mataram.

Sekda Kota Mataram Dr H Effendi Eko Saswito mengatakan, sesuai dengan data yang diterima dari Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, korban gempa berasal dari tiga lingkungan di wilayah Kelurahan Mandalika. ‘’Kita sudah terima data rumah warga rusak. Kini sedang diverifikasi ulang,’’ katanya, kepada Radar Lombok, Kamis kemarin, (3/10).

Sebelumnya, warga melayangkan protes ke Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi sambil membawa foto rumah rusak. Bahkan, H Didi Sumardi sempat turun langsung mengecek kondisi beberapa rumah warga yang rusak.

Ada tiga lingkungan yang terkena dampak parah, namun tidak tersentuh bantuan. Yakni, Lingkungan Gerung Buntun Barat, Tembelok dan Mandalika.

Dijelaskan Eko, untuk verifikasi rumah warga petugas dari Perkim dan BPBD telah turun. Apakah rumah warga akan masuk rusak ringan, berat atau  sedang.

Setelah ada hasil verifikasi, baru dibuatkan SK Wali Kota Mataram untuk disampaikan ke BNPB. Karena sampai saat ini BNPB masih terbuka untuk menerima data-data rumah korban gempa yang belum tersentuh bantuan.

Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi mengatakan, data-data rumah korban gempa sudah disampaikan ke Pemkot Mataram. Termasuk  bukti terbaru kondisi rumah korban gempa.

Saat ini, beberapa rumah dinilai sudah tidak layak pakai. Sehingga dibutuhkan perhatian Pemkot Mataram  maupun BNPB. ‘’Ini sudah lama, kita minta segera direspon. Karena anggaran di BPBD Kota Mataram juga masih tersedia,’’ katanya.

Kata Didi, untuk data-data rumah tercecer yang belum tersentuh bantuan juga harus diperhatikan. Mengingat masih ada beberapa laporan dari masyarakat yang masuk terkait dengan rumah korban gempa yang belum tersentuh.

‘’Pemerintah harus adil, tidak ada tebang pilih dalam menyalurkan bantuan bagi korban gempa,’’ ucapnya.

Dari enam kecamatan, data-data kerusakan yang belum tersentuh diminta diverifikasi ulang. Karena masyarakat saat ini, masih ada yang belum memperbaiki rumahnya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid