Progres Sirkuit MotoGP Memuaskan

SIRKUIT : Para wakil rakyat DPRD Provinsi NTB melihat langsung drainase sirkuit MotoGP di KEK Mandalika, Lombok Tengah. (ISTIMEWA/FOR RADAR LOMBOK )

MATARAM – Bulan Februari mendatang, direncanakan pihak Dorna akan datang langsung meninjau sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Kedatangan Dorna sangat penting untuk menentukan kesiapan sirkuit yang akan digunakan tahun 2021 ini. 

Para wakil rakyat di DPRD Provinsi NTB telah turun langsung ke lokasi sirkuit. Mereka ingin memastikan pembangunan sirkuit berjalan sesuai jadwal. “Kesimpulan kami, progres pembangunan sirkuit on the track. Gak ada kritikan, kita puas,” ujar anggota komisi IV DPRD Provinsi NTB, H Ruslan Turmuzi yang membidangi infrastruktur, Rabu (20/1).

Ruslan yang biasanya lantang memberikan kritikan, kini memberikan apresiasi. Politisi PDI-P ini yakin NTB bisa menjadi tuan rumah MotoGP 2021. “Tinggal sekarang memasang drainase yang didatangkan dari Perancis. Nanti saya kirimkan gambarnya,” ucap Ruslan kepada Radar Lombok. 

Selain itu, saat ini juga sedang dilakukan penataan bukit yang berada di tengah sirkuit. Rencananya, bukit tersebut akan dijadikan balkon VIV. “Terowongan bawah tanah sudah hampir selesai juga, yang dari jalan raya menuju pantai,” imbuhnya. 

Lalu bagaimana dengan masalah lahan yang masih belum clear and clean? Apakah wakil rakyat berpihak kepada warga atau PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)?  Menurut wakil rakyat lima periode ini, seluruh lahan pada lintasan sirkuit atau Jalan Kawasan Khusus (JKK) sudah clear and clean. “Lokasi yang dianggap bermasalah di Sirkuit MotoGP sudah clear,” katanya. 

Meskipun begitu, Ruslan mengakui masalah lahan belum sepenuhnya tuntas. Namun lokasinya berada di luar sirkuit MotoGP. “Yang jadi pokok persoalan itu selama ini masalah lahan. Kalau pengerjaannya kan sudah ada pemenangnya,” ucapnya. 

Para wakil rakyat DPRD NTB juga meninjau langsung realisasi uang konsinyasi. Hasilnya, masyarakat sudah menerima uang tersebut. “Saya memantau apakah benar dana konsinyasi sudah diterima masyarakat, itu sudah selesai juga. Tinggal melakukan pembongkaran secara pribadi oleh masyarakat,” terang Ruslan.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah juga menegaskan, persiapan MotoGP saat ini on the track. “Pemerintah Pusat selalu berkoordinasi mengenai persiapan yang telah kami lakukan dalam menghadapi MotoGP. Semua masih dalam rentang waktu yang direncanakan, semua on the track,” ucap gubernur, Rabu kemarin. 

Gubernur optimis event MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika akan berlangsung pada bulan November 2021. Hal ini dikarenakan jadwal SuperBike di Sirkuit Mandalika sudah rilis pada tanggal 8 November 2021. “Kami sangat optimis dan Menteri Pariwisata juga optimis. Karena Menteri kita sudah punya pengalaman di salah satu event dengan Dorna, jadi sudah berpengalaman dalam hal negosiasi. Pastinya jadwal MotoGP juga akan keluar pada bulan tersebut (November),” katanya. 

Menurut gubernur, antusias masyarakat menyambut MotoGP semakin besar. Hal ini dilihat dari banyaknya masyarakat yang sudah berinisiatif membangun homestay secara mandiri.

Apabila jadwal sudah rilis, gubernur menilai akan semakin banyak masyarakat ikut serta mempersiapkan homestay. “Geliat pembangunan tidak akan bisa dibendung, sehingga dapat dilakukan campign secara massif baik itu di NTB maupun di seluruh Indonesia,” ujar gubernur. (zwr)