Program Tol Laut Presiden Jokowi, Terminal Gili Mas Lembar Mulai Dibangun

Tol Laut Presiden Jokowi
TERMINAL : CEO Pelindo III I Gusti Ngurah Ashkara Dana Diputra, Asisten Bidang Adminisistrasi Umum dan Kesra Setda Lobar H. Fathurrahim, Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia, Kepala Dinas Pariwisata NTB Fauzal menekan bel tanda Ground breaking pembangunan terminal Gili Mas dimulai kemarin. (IST/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – PT Pelindo III (Persero) mengembangkan Pelabuhan Lembar dengan membangun terminal Gili Mas untuk menampung kapal-kapal besar seperti kapal pesiar yang semakin banyak bersandar di Lembar. Terminal Gili Mas diproyeksikna akan mampu menampung kapal cruise yang selama ini tidak dapat sandar di pelabuhan Lembar. Adapun kapasitas lapangan container mampu menampung 200 ribu sampai 300 ribu kontainer.

” Terminal Gili Mas dibangun sebagai pengembangan Pelabuhan Lembar dapat menandakan bahwa perekonomian wilayah NTB mengalami tren pertumbuhan positif dan menjadi gerbang pariwisata internasional yang modern bagi Pulau Lombok khususnya,”kata CEO Pelindo III I Gusti Ngurah Ashkara Dana Diputra saat pemasangan tiang pancang pertama (groundbreaking) Terminal Gili Mas, Kamis (5/7).

Groundbreaking dilakukan CEO Pelindo III I Gusti Ngurah Ashkara Dana Diputra, Asisten Bidang Adminisistrasi Umum dan Kesra Setda Lobar H. Fathurrahim, Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia dan Kepala Dinas Pariwisata NTB Fauzal. Nilai investasi bertahap dari pengembangan multipurpose fermmal (terminal multifungsi) untuk layanan kapal pesiar dan kapal petikemas ini mencapai Rp 1,3 triliun. Dermaga yang akan dibangun sepanjang 440 meter dan tebar 26 meter dengan kedalaman kolam pelabuhan mencapai-14 MLWS.

Ia menjelaskan, dengan dimensi tersebut terminal Gili Mas akan siap disandari cruise dengan panjang badan kapal mencapai 400 meter yang mampu membawa hingga 4.000 penumpang dan bisa juga untuk dua cruise sekaligus berukuran lebih kecil. Sedangkan terminal penumpang, modern Gili Mas sendiri memiliki kapasitas sekitar 1.500 orang.Untuk diketahui, Berdasarkan survei perilaku wisatawan mancanegara yang dilansir oleh Bank Indonesia, rata-rata total pengeluaran mereka mencapai 125.93 dollar AS atau sekitar Rp 1.76 juta (dengan kurs Rp. 14.000/dolar AS) perhari.