Program Jalan Pinggir Pantai Lembar-Kayangan Terancam Batal

Program Jalan Pinggir Pantai Lembar-Kayangan Terancam Batal
JALAN: Jalan pinggir pantai yang ada di Penghulu Agung Ampenan. Jalan ini hanya baru beberapa meter saja sudah ada di pinggir pantai dan akan dikembangkan oleh Pemkot Mataram. (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM – Program pembangunan jalan bypass Lembar-Kayangan  yang direncanakan pemerintah pusat tidak jelas. Ini juga berimbas pada rencana pembangunan jalan pinggir pantai Kota Mataram yang sudah lama direncanakan .

Rencana pembangunan jalan pinggir pantai sepanjang kurang lebih 9 kilometer itu terancam gagal jika pemerintah pusat benar-benar tidak mau membiayai pembangunan jalan tersebut. Pasalnya Pemkot Mataram jelas tidak memiliki anggaran untuk program ini.”Kalau tidak mau dibiayai pusat, ya mau apalagi. Pemkot tidak punya anggaran untuk bangun sendiri,” kata Mahmudin Tura, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Mataram kemarin.

Jalan pinggir pantai itu sudah direncanakan satu paket dengan jalan bypass Lembar-Kayangan dan sudah masuk juga dalam program strategis pemerintah pusat. Secara resmi pihaknya memang belum mendapatkan informasi resmi akan batalnya pembangunan jalan tersebut.

Belum ada informasi resmi juga yang didapat dari Dinas PU Provinsi NTB. Yang jelas jika memang pembangunan jalan batal, tentunya akan berdampak juga bagi Kota Mataram. “Belum ada informasi pasti nanti kita coba cari tahu kepastiannya,” ungkapnya.

Dalam pernyataan Kepala Dinas PU Provinsi NTB disebutkan, jalan bypass Lembar-Kayangan tidak masuk dalam program strategis pemerintah pusat, justru yang masuk itu adalah rencana pembangunan jalan (Tanjung-Mataram-KEK Mandalika). Terhadap informasi ini Mahmudin menduga kalau program jalan pinggir pantai Kota Mataram ini masuk dalam rencana pembangunan jalan Tanjung-Mataram-Mandalika. Kalau benar rencana pembangunan ini begitu masuk di kawasan Mataram pasti akan melewati pinggiran Kota Mataram yakni pinggir pantai. Tidak mungkin pembangunan jalan akan memecah Kota Mataram.” Mungkin jalan pinggir pantai masuk di program ini,” ujarnya.

Sebab kalau mencari wilayah lain jelas tidak ada lahan di kota Mataram untuk peruntukan jalan kecuali jalan pinggir pantai yang sudah disiapkan dalam Perda RTRW Kota Mataram. Pihaknya berjanji akan melakukan lobi dan mencari tahu kepastian informasi dari rencana pembangunan jalan bypass Lembar-Kayangan. Kalau memang tidak masuk mudahan masuk dalam rencana pembangunan jalan Tanjung-Mataram-Mandalika. ” Saya akan mencari tahu kepastian informasi ini ke Kementerian PU,” katanya.

Terhadap informasi ini anggota DPRD Kota Mataram HM. Nur Ibrahim menyarankan Pemkot Mataram segara melakukan konsultasi. Karena keberadaan jalan pinggir pantai ini sudah lama disiapkan oleh Pemkot Mataram bahkan sudah disediakan lahannya.” Eksekutif harus aktif datang ke pemerintah pusat biar mendapatkan kepastian,” sarannya.

Dalam Perda RTRW yang sudah ditetapkan lahan sudah disiapkan, kalau ini tidak bisa. Diwujudkan jelas peruntukannya lahan yang sudah disediakan akan sia-sia tidak bisa dimanfaatkan. Untuk keberadaan jalan pinggir pantai sat ini hanya baru beberapa meter saja, yakni yang berada di kawasan Pantai Penghulu Agung hingga ke kawasan perbatasan Ampenan Selatan dengan Kelurahan Banjar.(ami)