Program Harum Dinilai Belum Ada yang Menonjol

BELUM TUNTAS : Salah satu program Kepemimpinan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman (Harum) yang belum tuntas menjelang satu tahun kepemimpinan. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Menjelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman (HARUM) pada tanggal 16 Februari mendatang, belum ada program yang tuntas dari visi-misi yang dibawa periode 2020-2025.

Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram Abd Rahman menyebutkan, beberapa bulan lagi satu tahun kepemimpinan HARUM. Dari segi visi-misi, yang sudah dijanjikan ke masyarakat belum ada yang terlalu tampak selama ini. Dari sepuluh asa yang dirajut dalam kepemimpinan HARUM. ‘’Sampai sekarang, belum ada yang  terlalu signifikan, kemungkinan dampak dari Pandemi Covid-19. Tapi kan sudah dituangkan dalam visi-Misi, ini pastinya ditunggu warga Kota Mataram,’’ katanya kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (7/1).

Beberapa program yang sudah dikonsep dalam visi-misi lima tahun kepemimpinan, belum ada yang tercapai. Selama 11 bulan sudah memimpin tampak stagnan di Kota Mataram. Pengelolaan sampah, sampai banjir belum saja tuntas. ‘’Harapan kita tahun ini, covid-19 bisa menjadi  endemi, sehingga semua program prioritas  bisa berjalan sesuai dengan visi-misi yang sudah disusun dalam 10 asa yang dikonsep HARUM,’’ tegasnya.

BACA JUGA :  Drainase Diperbaiki, Titik Genangan Diklaim Berkurang

Dalam program HARUM, dirangkum dalam 10 Asa menuju Kota Mataram Harum. Sepuluh program yakni, menghadirkan pelayanan kesehatan gratis, menata ruang terbuka hijau, meningkatkan kualitas pelayanan publik, membangun kemandirian fisikal daerah, menyediakan infrastruktur kota yang berkeadilan,meningkatkan kapasitas UMKM, membangun rumah kreatif, pengolahan sampah berbasis lingkungan, menguatkan pendidikan setara dan terkahir menyediakan TPQ Gratis dan Insentif marbot masjid.

Namun, masih disayangkan belum ada titik fokus dalam menuntaskan program. Salah satunya, terkait dengan penataan Taman Sangkareang, tapi sampai saat ini belum tuntas. Bahkan, sudah diprogramkan lagi ditahun 2022 dengan anggaran Rp 2 miliar melalui APBD.  Ketua DPC Gerindra Kota Mataram ini, meminta, ada titik fokus penuntaskan program ditahun pertama ini. ‘’Karena janji pilkada, pastinya dinanti selama ini oleh masyarakat,’’ pungkasnya.

BACA JUGA :  Puskesmas Mataram Sabet Akreditasi Madya

Selama ini, publik sudah menunggu lama janjinya, mantan wakil wali kota dua periode  sejak awal sudah merancang program strategis, dengan 10 asa menuju Mataram Harum. Pasangan Harum yang diusung oleh partai Golkar, PPP, PBB, dan Nasdem.

Program Harum juga sudah masuk dalam RPJMD tahun 2021-2026. Tetunya, dari segi penganggaran juga sudah sangat jelas selama ini. Beberapa OPD, diharapkan menjalin keharmonisan bersama dalam mewujudkan program yang sudah ditetapkan kepala daerah.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Mataram Herman mengatakan, beberapa program memang sangat dinanti. Salah satunya, terkait dengan meningkatkan kapasitas UMKM di Kota Mataram. salah satu pendongkrak ekonomi saat ini. ‘’Beberapa kali kita usulkan, untuk dibuatkan Mall UMKM, sehingga betul-betul diakomodir,’’ katanya. (dir)