Prof Fahrurrozi Tunggu Kepastian jadi Calon

Prof Dr TGH Fahrurrozi Dahlan, MA (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebanyak empat bakal calon (balon) Rektor UIN Mataram telah mendaftar. Keempat balon rektor tersebut merupakan guru besar bergelar professor untuk bertarung untuk menjadi pemimpin UIN Mataram periode 2021 – 2025. Empat profesor tersebut siap memajukan UIN Mataram dalam segala bidang.

“Kalau masalah visi dan misi nanti setelah menjadi calon. Saat ini masih menjadi bakal calon,” ungkap Prof Dr TGH Fahrurrozi Dahlan, QH, MA, kemarin.

Dikatakannya, andai nantinya diirnya resmi menjadi calon, tentunya visi dan misi serta program yang akan dilakukan akan dipublikasikan. Namun saat ini belum karena masih sebatas bakal calon belum resmi menjadi calon.

BACA JUGA :  MTsN Kediri Rampungkan Seleksi KSM dan Aksioma

“Alhamdulillah, baik dan sehat wal afiat dalam menjalankan perkhidmatan keummatan. Untuk visi misi belum jadi calon masih bakal calon,” ujarnya singkat.

Sebelumnya Ketua Panitia Penjaringan Rektor UIN Mataram, Dr Winengan, telah membuka pendaftaran bakal calon sejak 6-19 April. Hingga hari terakhir pendaftaran dan penyerahan berkas, ternyata hanya empat orang yang merupakan guru besar di UIN Mataram yang mendaftar.  Selanjutnya, setelah penyerahan berkas, akan dilanjutkan dengan verifikasi berkas terhadap keaslian berkas dan kelengkapan dokumen persyaratan lainnya.

Dijelaskan Winengan, pelaksanaan verifikasi berkas dilakukan tanggal 20 – 23 April, sementara hasil verifikasi akan diumumkan pada 26 April mendatang siapa saja yang lulus menjadi bakal calon rektor. Selanjutnya,panitia menyerahkan hasil verifikasi bakal calon kepada rektor tanggal 27 April. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan berkas oleh rektor kepada Senat tanggal 28 April. Setelah itu, Senat melakukan rapat Senat dalam rangka pemberian pertimbangan kualitatif kepada bakal calon rektor oleh Senat tanggal 29 April. Selanjutnya hasil penilaian tersebut diserahkan ke Kemenag RI melalui Rektor tanggal 24 Mei- 24 Juni 2021.

BACA JUGA :  Sarjan Dinilai Pilihan Alternatif Pimpin Unram

“Prosesnya masih panjang,” tandasnya. (adi)