Prestasi KSN Siswa SMA NTB Jeblok

MATARAM – Prestasi siswa SMA NTB di ajang nasional semakin jeblok. Terbukti dengan hasil ajang nasional, yakni Kompetisi Sains Nasional (KSN) jenjang SMA tahun 2021 yang berlangsung 7-13 November hanya mampu membawa 1 medali, yakni Perunggu alias juara III. NTB sendiri di ajang KSN tingkat nasional yang digelar secara daring tersebut, diwakili 11 siswa SMA hasil seleksi tingkat Provinsi NTB. Namun, dari jumlah semuanya keok, dan hanya 1 siswa mampu menyumbang medali Perunggu.

Medali Perunggu yang diraih di ajang KSN tingkat nasional tersebut diraih siswi SMAN 1 Mataram atas nama Natasya Hadiatullah Buhari kelas XI untuk mata pelajaran Astronomi.

“Alhamdulillah, dari 11 siswa SMA, MA yang mewakili NTB di KSN, hanya 1 siswa menyumbang medali Perunggu,” kata Kepala Seksi Peserta Didik SMA Dinas Dikbud NTB Agus Siswoaji kepada Radar Lombok, kemarin.

 Dikatakannya, walapun hanya meraih medali Perunggu, namun semangat siswa yang mewakili NTB di ajang KSN tingkat Nasional tersebut menjadi motivasi. Sebab dalam kondisi tidak normal, namun mereka masih bisa meraih medali Perunggu.

 Sementara siswa lainnya tidak dapat supaya menjadi semangat untuk terus belajar. Perjalanan masih panjang untuk membuktikan diri terbaik di event-event mendatang. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) telah menyelenggarakan Kompetisi Sains Nasional (KSN) tahun 2021. Tahun ini, Provinsi Jawa Timur berhasil menjadi juara umum KSN 2021 dengan raihan 83 medali dengan rincian 29 medali emas, 29 medali perak, dan 28 medali perunggu.

BACA JUGA :  4.476 Guru Honorer Peserta UKG Terima SK

“Selamat kepada kalian yang selalu berjuang, bersemangat belajar, dan membangun atmosfer positif untuk terus berprestasi walau pun masih berada dalam situasi pandemi dan keterbatasan,” kata Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Jumeri saat menutup acara KSN 2021 secara virtual, Jumat (12/11).

Melalui KSN, para peserta diajak bukan hanya untuk adu kompetensi di bidang sains, tapi diajak untuk menjelajah lebih dalam lagi tentang manfaat dan keindahan dibalik kerumitan sains. Di masa depan akan dituntut untuk lebih dekat dan menguasai sains dan teknologi untuk membangun peradaban secara virtual.

BACA JUGA :  Semakin Jauh, Tunjangan Guru Daerah Terpencil Dipertanyakan

KSN 2021 secara resmi telah dibuka pada 7 November 2021 dengan mengangkat tema “Talenta Sains untuk Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh” yang diikuti oleh 2.179 siswa, terdiri dari 544 siswa SD/MI, 735 siswa SMP/MTs, dan 900 siswa SMA/MA.

Setelah Provinsi Jawa Timur, provinsi peraih medali terbanyak adalah DKI Jakarta dengan raihan 21 Emas, 28 Perak, 25 Perunggu dan Jawa Barat dengan raihan 11 Emas, 15 Perak, 26 Perunggu. Selanjutnya, Provinsi Riau dengan raihan 8 Emas, 5 Perak, 14 Perunggu; Banten dengan raihan 6 Emas, 23 Perak, 20 Perunggu; Jawa Tengah dengan raihan 6 Emas, 21 Perak, 34 Perunggu. Kemudian, Provinsi Bali dengan raihan 6 Emas, 7 Perak, 9 Perunggu. (adi)