Presiden Dijadwalkan Cek Kesiapan MotoGP

KONDISI : Inilah nampak depan Sirkuit Mandalika infrastruktur jalan masih belum diperbaikan, meski sebentar lagi gelaran MotoGP 2022.(FAISAL HARIS/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur, Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) mengumpulkan kepala organisasi prangkat daerah (OPD) lingkup pemprov dengan berbagai agenda rapat pimpinan di gedung Graha Bakti Praja komplek kantor gubernur.

Sekda Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi mengatakan, bahwa rapat pimpinan yang pertama kali dilaksanakan pada awal tahun 2022 dilakukan secara tertutup supaya dapat menyampaikan secara lugas dihadapan pimpinan. Terlebih dengan akan diadakan berbagai event internasional di NTB sehingga gubenur dan wakil gubernur ingin memastikan kesiapan semua OPD dalam menyukseskan semua event sebagai contoh bagi masyarakat. “Jadi ini rapim pertama 2022 sekaligus kick off kita dengan adanya berbagai event internasional di NTB. Sehingga bapak Gubernur dan ibu wakil gubernur memastikan kesiapan-kesiapan kita,” ujarnya kepada wartawan suai rapim.

Mengingat masih pada masa pandemi Covid-19, kata Sekda maka kesiapan menjelang event berkelas internasinal yang sebentar lagi akan gelar di NTB seperti MotoGP pada 19-20 Marat 2022 mendatang, maka perlu dipastikan mengenai berbagai persiapan. Termasuk penanganan Covid-19, vaksinasi, penerapan aplikasi peduli lindingi sebagai alat kontrok dan lain sebagainya. “Dan ini dipastikan sebelum masyarakat, Aparatur Negri Sipil (ASN) Pemprov menjadi contoh terdepan. Termasuk terget vaksinasi harus 70 persen,” katanya.

Tidak hanya itu, OPD juga diharapkan dapat memberdayakan UMKM sebesar mungkin agar UMKM mendapatkan manfaat dari berbagai perhelatan, kemudian bagaimana memberikan layanan kepada para tamu yang berkunjung serta mensiasatif dengan masih kekurangan kamar bagi para tamu yang diprediksikan datang saat gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika. “Dan ini tadi diminta pimpinan untuk dipastikan semua,” terangnya.

BACA JUGA :  PTUN Perintahkan Gubernur Cabut SK Anggota KPID NTB

Selain itu, Sekda juga sampaikan bahwa gubernur dan wakil gubernur minta kepada OPD untuk melakukan eveluasi apa yang menjadi kekurangan dalam gelaran IATC dan WSBK pada November 2020 lalu. Baik soal rekayasa lalulintas dan lain sebagainya agar segara diperbaiki, termasuk beautifikasi untuk bagaimana mempercantik jalan bypass BIL-Mandalika sehingga temu yang datang mendapatkan kesan yang baik. “Dan ini menjadi penting juga pertemuan (rapim) karena direncanakan Pak Presiden (Jokowi) minggu depan akan ke NTB,” ucapnya.

Kedatangan orang nomor satu di Republik Indonesia ini, kata Sekda diagenda akan ketika ada waktu untuk melakukan pengecekan kesiapan di Mandalika jelang MotoGP. Mulai dari kesiapan dandara, bahkan rencananya, Presiden nanti akan melakukan simulasi bukan sebagai Presiden tetapi sebagai pelaku perjalanan luar negeri guna melihat bagaimana kesiapan dari aspek CIQ-nya, custom, imigrasi, karantina dan lain sebagainya. “Dan kesiapan di dalam area sirkuit-nya juga nanti akan dicek, bagaimana keindahan hospitality. Itu beberapa poin yang akan dicek,” bebernya.

Meski demikian, Sekda belum dapat memastikan masalah jadwal pasti atas rencana kedatangan dari Presiden Jokowi. Tetapi berdasarkan informasi yang diterima bahwa Presiden akan datang tanggal 12 Januari 2021. “Informasi yang kita dapatkan seperti itu. Tapi kepastiannya hanya Presiden Jokowi yang tahu,” ucapnya.

Oleh sebab itu, dari beberapa atensi yang ditekankan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu mengenai aspek perbaikan infrastruktur pendukung dalam gelatan MotoGP juga telah disiapkan. Baik masalah aksesibilitas dan konektivitas telah diperintahkan kepada Kementerian PU untuk segara selesaikan. “Dan Menteri PU sudah pasang badan untuk akses jalan Sekotong-Kuta dan lain sebagainya dikerjakan. Termasuk rumah-rumah kumuh ditata melalui Kementerian Permukiman, kemudian bagaiamana memastikan derainase dan infrastruktur lainnya dikoordinir oleh Menteri PU,” sambungnya.

BACA JUGA :  Toprak: Ini Untuk Ayahku

Di samping itu, Sekda juga sangat bersyukur dalam memastikan kesiapan gelaran MotoGP Pemprov NTB mendapatkan tambahan dukungan dari pemerintah pusat dengan ditempatkan mantan Panglima TNI, Hadi Tjahjanto yang ditunjuk Presiden sebagai koordinator lapangan gelaran MotoGP dan berkantor langsung di kantor ITDC Mandalika. “Alhamdulillah juga kita mendapatkan kekuatan tambahan yang mengguntungkan kita dengan kehadiran Bapak Hadi Tjahjanto yang mulai minggu depan ini sudah ada tengah-tengah kita (Mandalika),” ucapnya.

Kehadiran mantan TNI, sebut Sekda, tidak lain untuk melakukan review dan percepatan solusi interdepartmental yang bersifat pusat. “Kalau kita yang didaerah ada kendala untuk bila ada masalah untuk meneribos ke pusat. Tapi dengan keberadaan Pak Hadi Tjahjanto sebagai jendral lapangan nanti harapan Presiden memastikan tidak ada lagi permasalahan-permasalahan,” tandasnya.

Sementara mengenai beberapa atensi gubernur terhadap OPD-OPD di Pemprov NTB untuk gerak cepat dalam melakukan beberapa hal menjelang perhelatan MotoGP yang hingga saat ini dinilai lambat melakukan upaya-upaya. Sempat terjadi pelambatan dari apa yang sudah diperintahkan tetapi tidak terlepas dari dampak libur natal dan tahun baru. “Sekarang kita sudah mulai kick off dan minggu ini kita semua sudah mulai bergerak dan koordinasi mulai vicon sudah sampai surat menyurat ke pusat soal apa yang diperintahkan pimpinan,” pungkasnya. (sal)