Presiden Dijadwalkan Buka MTQ

MATARAM – Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka  Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVI pada tanggal 30 Juli di Islamic Center (IC).

Koordinator Panitia Acara pembukaan MTQ, HL Moh Faozal yang juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Provinsi NTB menyampaikan  Presiden dijadwalkan akan datang ke NTB pada tanggal 30 Juli. Oleh karena itu glady bersih dilaksanakan tanggal 29 Juli setelah tim protokol Kepresidenan datang. “Mohon dukungan masyarakat semua agar kita bisa menjadi tuan rumah yang baik,” imbau Faozal saat jumpa pers, Selasa kemarin (26/7).

Lebih lanjut dikatakan Faozal, akan hadir pula 30 duta besar negara-negara dunia. Ditambah lagi dengan para alim ulama dari seluruh penjuru dunia sekitar 300 orang. Seluruh menteri kabinet juga akan hadir, apalagi para Gubernur se-Indonesia sudah memberikan konfirmasi untuk datang ke NTB.

Kapasitas lokasi utama MTQ bisa menampung sekitar 3.500 orang. Panitia telah menyiapkan segala sesuatunya agar kafilah dan tamu undangan merasa nyaman datang sebagai tamu. “Kita akan berikan yang terbaik, kita jadikan ajang MTQ sebagai syiar Islam dan juga syiar NTB,” ujar Faozal.

 Pada acara pembukaan ini juga ditampilkan acara hiburan.   Salah satunya pertunjukan dari Bimbo dan  Purwacaraka. “Ini sudah final, Bimbo dan Purwacaraka akan mengisi pertunjukan di hadapan Presiden,” ujarnya.

Panitia menampilkan para musisi tersebut karena acara pembukaan dipastikan dihadiri oleh ribuan orang. Pertunjukannya diyakini mampu menambah kemeriahan acara pembukaan MTQ. “Undangan dari seluruh daerah dan luar negeri juga,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Bonus Umroh dan Uang Tunai Siap Diberikan

Disela-sela berlangsungnya MTQ, panitia telah menyiapkan hiburan rakyat dengan berbagai kegiatan. Salah satunya akan datang DEBU, group musik Islami ini akan pentas tanggal 5 Juli. Selanjutnya pada malam penutupan yang akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, penyanyi islami Opick yang tembang-tembangnya telah hits di hati masyarakat telah siap menghibur. “Tanggal 5 Juli DEBU tampil dan penutupnya Opick,” kata Faozal.

Pengunjung juga bisa melihat pameran peradaban Islam dan kebudayaan yang ada di NTB. Seperti apa masyarakat NTB akan secara lengkap dipamerkan. “Mulai dari orang NTB lahir, menikah, nyongkolan dan bagaimana Islam masuk serta berkembang hingga saat ini lengkap akan kita pamerkan,” terang Faozal.

Saat ini, semua hotel dan home stay telah full booking. Bagi wisatawan atau masyarakat luar daerah yang ingin datang ke NTB disarankan untuk menyewa kos-kosan atau rumah warga sekitar. Diperkirakan momentum MTQ akan ada 10 ribu pergerakan wisatawan nusantara.

Sementara itu, Dirlantas Polda NTB  Kombes Budi Indra mengaku telah mempersiapkan berbagai skenario untuk mengatur lalu lintas. Pihaknya akan meminimalisir terjadinya kemacatan yang diakibatkan rangkaian kegiatan MTQ. “Kita sudah siapkan rekayasa lalu lintas, jadi tidak akan terjadi kemacetan,” katanya. (zwr)