Praktek Judi Online Meresahkan

illustrasi

SELONG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Lombok Timur menggelar demo di Polres Lombok Timur, Kamis (8/9). Bukan kenaikan harga BBM yang mereka soroti, melainkan maraknya praktek judi online yang meresahkan masyarakat. Mahasiswa meminta Polres Lombok Timur bertindak tegas memberantas judi online. Mahasiswa mengingatkan Polres Lotim bahwa persoalan judi online ini menjadi atensi Kapolri dan harus dilaksanakan oleh Polres.

Mereka juga meminta kepolisian menindak tegas pelaku penjualan Miras termasuk juga tindak kriminal lainnya yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.”Apa yang menjadi tuntutan kami ini supaya segera disikapi oleh pihak kepolisian. Terutama berkaitan dengan judi online,” ungkap korlap demo, Haerul.

Baca Juga :  Program 10 Juta Sapi Dianggap Pepesan Kosong

Judi online makin banyak dibicarakan setelah mencuatnya kasus Ferdy Sambo. Yang bersangkutan disebut ikut membekingi berbagai jenis perjudian. Karenanya hal seperti ini jangan sampai terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur apalagi sampai melibatkan aparat penegak hukum.”Ini tugas kami sebagai mahasiswa untuk mengawal. Kita tidak ingin hal tersebut terjadi di Lombok Timur. Kita ingin Lombok Timur bebas dari judi online, dan kasus kriminalitas lainnya. Karena itu  akan mencederai daerah kita,” tutupnya.

Baca Juga :  Penataan Ekas, Rumah Warga Direlokasi

Kapolres Lombok Timur, AKBP Hery Indra Cahyo, mengatakan pihaknya akan memberikan tindakan tegas ke siapapun yang terbukti ikut terlibat dalam permainan judi online. Baik itu masyarakat biasa maupun aparat penegak hukum.” Ini tentunya menjadi tugas kita bersama untuk mengawal semua itu,” ungkap Hery.(lie)

Komentar Anda