Praka Dedi Hamdani Dimakamkan secara Militer

DIMAKAMKAM: Jenazah almarhum Praka Dedi Hamdani yang gugur setelah ditembak KKSB saat tiba di kampung halamannya, Minggu (24/1). (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Jenazah Prajurit TNI Praka Dedi Hamdani dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (24/1).

Praka Dedi Hamdani gugur setelah ditembak Kelompok Sparatis Bersenjata (KKSB) OPM di Kampung Titigi Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua, Jumat (22/1) lalu.
Praka Dedi bertugas di Kodim 1702/Jaya Wijaya Timika Papua. Jenazah Praka anumerta Dedi Hamdani tiba di Bandara Internasional Lombok pukul 15.20 Wita, Minggu (24/1) dengan menggunakan pesawat Batik ID- 6658.

Jenazah disambut, Kasrem 162/WB Kolonel Arm Made Kariawan, Kasi Pers rem 162/ WB Kolonel Caj Rudi Priyanto, Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, Danramil 1620-07/Batukliang Kapten Chb Heri Susanto dan Pasiter Kodim 1620/Loteng Kapten AA Gde Rai Budiana dengan upacara resmi militer.

Seusai upacara penyambutan, sekitar pukul 15.56 Wita, jenazah dibawa menuju rumah duka di Dusun Bagek Dewe Desa Pelambik, Praya Barat Daya menggunakan mobil ambulans dan dikawal mobil Foreder Denpom IX/2 Mataram. Setibanya di rumah duka, almarhum langsung dibawa ke Masjid baru kemudian ke TPU Desa Pelambik dilaksanakan upacara militer.

Inspektur upacara pemakaman militer dalam hal ini, Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan menegaskan, bahwa almarhum Praka Anumerta Dedi Hamdani yang telah meninggal pada Jumat (22/1) sekitar pukul 11.30 Wita di Rumah Sakit Umum Daerah Timika, karena gugur dalam kontak tembak dengan KKSB OPM di Kampung Titigi Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua. “Upacara kebesaran ini diselenggarakan sebagai penghormatan dan penghargaan Bangsa dan Negara atas jasa jasa dan pengabdian almarhum semasa hidupnya,” ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, seluruh prajurit TNI merasakan duka yang mendalam atas kepergian almarhum. Pada kesempatan ini selaku Inspektur upacara menyatakan bela sungkawa yang sedalam dalamnya, serta memberikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada almarhum, serta memanjatkan doa semoga agar senantiasa memberikan ketabahan, kesabaran, bagi keluarga yang ditinggalkan. “Marilah kita semua berdoa kepada tuhan yang maha esa. Semoga Almarhum mendapat tempat dan diterima di sisinya sesuai dengan amal ibadahnya amin,” ajaknya. (met)