Prajurit TNI Korban Penganiayaan OTK Papua Dimakamkan di Bima

DITURUNKAN: Jenazah Serka Jeky ketika diturunkan dari mobil ambulance oleh anggota TNI AD lainnya. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Jenazah Serka Jeky, salah satu anggota TNI AD yang meninggal akibat dianiaya Orang Tak Dikenal (OTK) di Papua, tiba di tanah kelahirannya, Dusun Nanga Pambu, Desa Buncu, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Kedatangan jenazah Serka Jeky menggunakan pesawat Wings Air Iw 1876 dari Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok. Jenazah anggota TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa Kp Dugunale Koramil 1714-04/Sinak Kodim 1714/PJ ini tiba di Bandara Sultan Muhamad Salahudin Bima, Kamis kemarin (26/1), sekitar pukul 11.30 WITA.

Baca Juga :  Jalan Pusuk Kembali Ditutup

“Di Bandara dilaksanakan upacara penjemputan, dengan yang bertindak sebagai Inspektur upacara yaitu Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Muhamad Zia Ultaq, dan Komandan Upacara Lettu Inf Safrudin, dengan jumlah pasukan upacara sekitar sekitar 100 orang,” kata Kapenrem 162/WB, Mayor Inf Asep Okinawa, kemarin.

Selesai upacara, jenazah langsung dibawa ke kampung kelahirannya di Desa Buncu untuk dimakamkan secara militer. “Pemakaman dilakukan secara militer,” jelas Asep.

Baca Juga :  Penutupan TPA Kebon Kongok, Miq Gita: Mari Cari Alternatif Terbaik

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Serka Jeky meninggal dunia akibat ditikam oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Pasar Sinak, Papua, Selasa lalu (24/1). Ia ditikam saat hendak membeli rokok. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sinak, namun sayang nyawanya tak terselamatkan.

Siapa pelaku penganiayaan tersebut, hingga kini masih belum diketahui secara persis. Karena masih dalam proses penyelidikan. (cr-sid)

Komentar Anda