PPP Sodorkan Dua Nama ke Mitra Koalisi

MATARAM–Pemilihan kepala daerah (pilkada) NTB digelar bulan Juni 2018 namun penjajakan antara parpol maupun kandidat sudah mengemuka.

Partai Persatuan Pembagunan (PPP) pun tak mau ketinggalan. Partai ini sudah menggadang – gadang dua kader terbaiknya untuk disodorkan kepada mitra koalisi agar  diusung sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur.Dua nama tersebut yakni  Hj Wartiah yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW PPP NTB   dan Nurdin Ranggabarani yang saat ini menjabat anggota DPRD NTB. " Ibu Ketua DPW (Hj Wartiah. Red) dan saya selalu disodorkan kepada mitra koalisi,'' kata Wakil Ketua DPW PPP NTB Nurdin Ranggabarani Rabu kemarin (21/9).

Dikatakan, PPP sudah  menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol untuk menyamakan persepsi dan pandangan terkait dengan kepemimpinan NTB kedepan. Misalnya, PDIP, Demokrat, Nasdem, Golkar dan lainnya.

Bahkan, menurutnya, PPP sedang menggagas koalisi pilkada 2013 lalu agar bisa dipertahankan di pilkada 2018 mendatang.

"Koalisi PPP dengan parpol lainnya di pilkada 2013 kita upayakan kembali lagi berkoalisi di pilkada 2018," ucap anggota komisi IV DPRD NTB itu.

Ada dua opsi yang ditawarkan PPP kepada mitra koalisi parpol. Opsi pertama,  jika bakal calon gubernur dari pulau Lombok, PPP akan menyodorkan dirinya sebagai bakal calon wakil gubernur.

Opsi kedua, jika bakal calon gubernur dari pulau Sumbawa, maka ketua DPW Hj Wartiah akan disodorkan sebagai bakal calon wakil gubernur.

" Prinsipnya, PPP akan usung kader sendiri," lugasnya.

Ditegaskan, PPP akan menjadi salah satu parpol utama dalam pembentukan poros koalisi dalam suksesi pilkada NTB. Sehingga PPP terus bergerak menjalin komunikasi dan menjajaki koalisi dengan parpol lainnya. Dia optimis, dua nama yang disodorkan PPP bakal banyak dilirik parpol lainnya. Pasalnya, dari hasil survei dilakukan pihak lain, nama ketua DPW Hj Wartiah dan dirinya memiliki tingkat elaktabilitas cukup tinggi.Sehingga itu menjadi acuan dan pertimbangan dari PPP dalam menyodorkan dua nama tersebut. " Tapi kita sudah ada hasil survei pihak lainnya. Dua nama ini cukup memiliki elaktabilitas tinggi," sebutnya.

Nurdin sendiri menegaskan, kesiapan dirinya maju bertarung di pilkada NTB. Terlebih, dirinya sudah pernah punya pengalaman berlaga di pilkada NTB 2008 lalu. Sehingga maju di pilkada NTB bukanlah suatu hal istimewa lagi pria asal Sumbawa ini. Dengan pengalaman tampil di pilkada 2008 lalu, dirinya bakal lebih siap dalam menyonsong pilkada NTB 2018 mendatang. " Saya selalu siap maju di pilkada NTB, jika memang ditugaskan partai," pungkasnya.(yan)