PPP Dianggap Blunder Usung Non Kader

PPP Dianggap Blunder Usung Non Kader
GALANG DUKUNGAN: Kandidat wakil gubernur NTB, Nurdin Ranggabarani (tiga dari kiri) kala berpose dengan sejumlah jajaran pengurus PKB. (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM—Langkah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusung calon wakil gubernur (Cawagub) NTB dari non kader dinilai sebagai blunder politik. Padahal jauh sebelumnya, partai berlambang Ka’bah tersebut sudah menetapkan kader sendiri, Nurdin Ranggabarani, sebagai calonnya.

“Saya kira jika PPP tidka menjagokan kadernya, sama halnya dengan melakukan blunder politik,” kata pengamat politik Universitas Muhammadiyah Mataram, Drs Darmansyah, Rabu kemarin (30/8).

Informasi dihimpun Radar Lombok menyebutkan, bahwa PPP mengusung Mori Hanafi sebagai calon wakil gubernur. Sosok politisi Partai Gerindra ini rencana dipasangkan dengan calon gubernur NTB, Ahyar Abduh.

Sementara itu, Nurdin Ranggabarani tetap ngotot akan mencalonkan diri di pilkada 2018 nanti. Keseriusan Nurdin Ranggabarani ini dibuktikan dengan mengikuti proses penjaringan yang dilakukan di partai koalisi poros tengah. Bagi Darmansyah, PPP sebagai partai kader harus memberikan prioritas bagi kader terbaiknya. Dengan mengusung kader sendiri menunjukkan bahwa parpol tersebut berhasil dalam proses kaderisasi kepemimpinan di internal. “Ada kebanggaan dan eksistensi bagi kader PPP sendiri dengan maju kader sendiri di pilgub,” terang mantan ketua KPU NTB tersebut.

1
2
3
4
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid