Positif Corona di NTB Menjadi 8 Orang, Satu Pasien Asal Bagu Loteng

Drs H Lalu Gita
Drs H Lalu Gita Ariadi, M.Si.(Ist/radar Lombok co.id)

MATARAM – Pemerintah Provinsi NTB melalui Seketaris Daerah (Sekda) NTB selaku pelaksana harian Gugus Tugas Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi kembali merilis penambahan jumlah pasien Positif Corona di NTB. Dari jumlah sebelumnya pada Jumat sore (3/4) sebanyak 7 orang, kini bertambah lagi 1 orang asal Bagu Lombok Tengah berinisal H, laki-laki usia 33 tahun. Dengan demikian total positif Corona (Covid-19) di NTB pada Jumat malam 3 April 2020 menjadi 8 orang.

“Disampaikan kepada masyarakat NTB, bahwa hari ini kami sudah menerima hasil pemeriksaan Swab tambahan 1 orang Jumat malam ini dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang positif Covid-19,”  terang Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi dalam keterangan yang diterima radarlombok.co.id, Jumat malam (3/4).

Diterangkannya, pasien Positif Covid-19 yakni atas nama H, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kabupaten Lombok Tengah beralamat di Bagu Kecamatan Pringgarata ini saat ini di rawat Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB sejak 28 Maret 2020 dengan keluhan demam. H Memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam 14 hari terakhir. Pasien rujukan dari RSAM pada 28 Maret 2020 pada pukul 23.00 Wita.

Kronologis bahwa, pasien bekerja di kapal pesiar selama 3 tahun dan berangkat pulang dari Amerika ke Lombok pada 16 Maret 2020 dan langsung pulang ke rumah. Kemudian pada 17 Maret 2020 Pasien mengeluh demam sehabis terkena huja dan pasien langsung berobat ke Klinik swasta di Lingsar selama 3 hari. Tetapi tidak ada perubahan kemudian pasien pergi berobat ke RSAM dan pada 20 Maret pasien rawat jalan selama 3 hari, tetapi keluhan makin memberat.

selanjutnya, pada 23 Maret 2020, Pasien kembali lagi ke IGD RSAM dan rawat inap sampai 28 Maret 2020 dan dilakukan cek lab DL dan foto thorak. Kemudian dirujuk ke RSUD Provinsi NTB pukul 23.00 Wita.

“Tanggal 3 April 2020 konfirmasi positif dari Litbangkes Pusat. Saat ini pasien positif Covid-19 atas nama H di rawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi dengan keadaan stabil,” terangya.

Sebelumnya, pada Jumat sore (3/4), Pemprov NTB menginformaksikan adanya penambahan pasien Positif Covid-19, atas nama  M, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kota Mataram beralamat di Pengempel Indah Bertais RT 03.  M Dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram NTB sejak 29 Maret 2020 dengan keluhan batuk dan sesak.

Pasien memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit dalam 14 hari terakhir, yakni Pasien mengikuti kegiatan Tabligh Akbar di Gowa Sulawesi Selatan pada 21-24 Maret 2020. Kemudian pada 29 Maret 2020 Pasien rujukan Puskesmas Cakranegara di jemput PSC 119 Jam 17.00.

“Pasien di SWAB oleh Tim RSUD Provinsi pada 30 Maret 2020. Dan pada 3 April 2020 konfirmasi positif dari Litbangkes Pusat. Saat ini pasien masih dirawat di Ruang Isolasi RS Kota Mataram dalam keadaan umum baik/stabil,” ujarnya .

Gita mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari penularan lebih lanjut dan petugas kesehatan melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang bersangkutan. Kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, menghindari keramaian, menjaga kesehatan dengan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat, dan mengurangi aktifitas di luar rumah.

“Pemerintah Provinsi juga menyediakan laman resmi Satgas Pemerintah Provinsi NTB Penanganan Covid-19,” kata Gita. (sal)