Poros Biru Diklaim Masih Solid

SOLID: Pertemuan elite tiga parpol koalisi poros biru sebelum pandemi corona, beberapa waktu lalu. Koalisi Demokrat, PAN, dan NasDem ini diklaim solid kendatipun Pilkada serentak 2020 ditunda. (DOK/RADAR LOMBOK)
SOLID: Pertemuan elite tiga parpol koalisi poros biru sebelum pandemi corona, beberapa waktu lalu. Koalisi Demokrat, PAN, dan NasDem ini diklaim solid kendatipun Pilkada serentak 2020 ditunda. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Pilkada serentak 2020 resmi ditunda akibat pandemi corona. Dan kemungkinan kuat akan ditunda hingga September 2021. Dalam masa penundaan ini, sangat memungkinkan terjadi perubahan dukungan atau koalisi.

Tetapi poros biru yang di dalamnya ada Demokrat, PAN, dan NasDem memastikan diri akan tetap solid, kendatipun pilkada ditunda. “Poros biru tetap solid,” kata Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikry, kemarin.

Mantan Wakil Ketua DPRD NTB itu memastikan koalisi poros biru akan tetap mengusung paket bakal pasangan calon kepala daerah (bapaslon kada) yang disepakati. Hanya saja, pandemi corona ini membuat pihaknya kesulitan koordinasi secara langsung. Pihaknya hanya berkomunikasi lewat handphone. “Komunikasi tetap kita jaga,” terangnya.

Sejauh ini lanjutnya, tiga elite parpol poros biru masih tetap berkomitmen dengan koalisi. Hingga akhirnya nanti mendaftarkan bapaslon kada ke KPU. “Dan sudah ada juga parpol lain yang berkomunikasi dengan poros biru,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar. Ia mengaku koalisi poros biru tetap solid. Dan akan tetap berupaya mendaftarkan bapaslon kada ke KPU. “Koalisi poros biru masih tetap sejalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Wali Kota Mataram Baiq Diyah Ratu Ganefi optimistis paket Baihaqi-Baiq Diyah (BARU) akan diusung koalisi poros biru di Pilkada Kota Mataram. Hanya saja, saat pandemi corona ini, pihaknya tidak mau terlalu berbicara soal pilkada. “Bicara pilkada kita tahan dulu. Sekarang kita bantu pemerintah dan masyarakat memerangi virus corona ini,” pungkasnya. (yan)