Poltekpar Lombok Buka Program Pendidikan ASN Bidang Kepariwisataan

RAKOR: Pembukaan Rakor kepariwisataan program pendidikan ASN bidang pariwisata yang digelar oleh Poltekpar Lombok yang berkolaborasi dengan Pemprov NTB, Jumat (19/3/2021).

MATARAM-Amanah meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) pariwisata, khususnya di Provinsi NTB, yang juga adalah salah satu destinasi super prioritas. Poltekpar Negeri Lombok tahun ini (2021), membuka sekolah kedinasan untuk para aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai negeri sipil (PNS).

“Sekolah kedinasan ini merupakan kolaborasi Poltekpar Lombok dengan Pemerintah Provinsi NTB, untuk mendidik para ASN/PNS di NTB, sehingga lulusannya nanti memiliki kemampuan atau ilmu yang mumpuni di bidang kepariwisataan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Poltekpar Lombok, Herry R Widjaja, dalam laporannya ketika pembukaan Rakor Kepariwisataan Program Pendidikan ASN Bidang Pariwisata, Jumat (19/3/2021).

Dijelaskan Herry, sekolah kedinasan setara Diploma IV ini, untuk awalnya Poltekpar Lombok akan mendidik 30 sampai 35 mahasiswa setiap angkatan.

“Jadi melalui kegiatan Rakor Kepariwisataan selama dua hari, yang diikuti oleh seluruh perwakilan dari pemerintah kabupaten/kota di NTB ini. Di akhir acara nanti akan dilakukan penandatanganan kesepakatan, yang ditindaklanjuti dengan mengirimkan masing-masing tiga ASN/PNS untuk tugas belajar di Poltekpar,” harap Herry.

BACA JUGA :  Pemerintah Berencana Dukung Biaya Minimum untuk Pemeliharaan Hotel

Sementara Kepala Pusat Pengembangan SDM Kemenparekraf, Dr Anggara Hayun Anujuprana, dalam sambutan menyampaikan bahwa program sekolah kedinasan kolaborasi Poltekpar Lombok dan Pemprov NTB ini akan didukung sepenuhnya oleh pihak Kemenparekraf.

“Bahkan tidak hanya untuk sekolah kedinasan dari calon mahasiswa asal ASN dan PNS dari NTB saja, melainkan juga akan dikembangkan lebih luas dengan peserta ASN/PNS dari kawasan Indonesia Timur lainnya, seperti dari NTT, Maluku, Kalimantan Timur, dan lainnya,” jelas Anggara.

Harapannya, dengan adanya sekolah kedinasan tersebut, pemerintah daerah di NTB ini nantinya bisa memiliki PNS yang punya kualifikasi di bidang kepariwisataan, untuk mendukung pengembangan pariwisata di pulau Lombok dan NTB pada umumnya.

BACA JUGA :  Poltekpar Lombok Segera Tandatangan MoU dengan Pemkab Sumbawa

“Terlebih dengan adanya destinasi super prioritas KEK Mandalika, tentu saja keberadaan SDM yang berkualifikasi di bidang kepariwisataan sangat dibutuhkan,” jelas Anggara.

Sedangkan Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Siti Rohmi Djalillah, yang juga hadir secara online, menyambut baik sekali adanya program sekolah kedinasan yang segera dibuka oleh Poltekpar Lombok.

“Provinsi NTB ini adalah surga dunia. Jadi siapapun yang pernah berkunjung ke Lombok maupun Sumbawa. Maka suatu saat pasti akan merasakan kerinduan untuk kembali datang,” ujar Wagub.

Tentu harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai, termasuk meningkatkan kemampuan SDM pariwisatanya.

“Sehingga dengan adanya sekolah kedinasan dengan peserta didik dari ASN dan PNS di Provinsi NTB, maka lulusannya nanti bisa menjadi punggawa-punggawa pariwisata yang mumpuni, guna mendukung pengembangan pariwisata di pulau Lombok dan Sumbawa,” ulas Wagub. (gt)