Polsek Labuapi Amankan Tujuh Sepeda Motor

Polsek Labuapi Amankan Tujuh Sepeda Motor
DIAMANKAN : Polsek Labuapi melakukan giat imbangan Operasi Jaran, ada tujuh kendaraan diamankan tanpa dilengkapi STNK. (IST FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Polsek Labuapi Lombok Barat melaksanakan giat imbangan Operasi Jaran Gatarin 2018 dengan melaksanakan operasi kendaraan bermotor di depan Mako Polsek Labuapi yang berada di Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi, Kamis pagi (25/1) dipimpin langsung Kapolsek Labuapi, IPTU Sugeng Aristo. Polsek Labuapi menerjunkan kekuatan 20 personel. Warga yang melintas diberhentikan untuk dicek kelengkapan surat-suratnya.

Adapun dalam giat operasi jaran, yang menyasar kasus 3C yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaran bermotor (Curanmor) tersebut, berhasil diamankan tujuh sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan STNK. “Diamankan dulu (kendaraannya), jika bisa menunjukkan STNK/BPKB sepeda motor, kami berikan kembali pada pemiliknya,” jelas Sugeng.

BACA JUGA :  Pemkab Lombok Barat Cari Solusi Mengatasi Genangan Air di Senggigi

Kecamatan Labuapi sendiri memang menjadi atensi giat Operasi Jaran, karena cukup banyak terjadi Curanmor. Salah satu lokasi rawan seperti diungkapkan Sugeng adalah di bawah jembatan Bypass BIL II di Dusun Jerneng Desa Terong Tawah menuju Desa Bajur.

Polres Lobar sendiri melaksanakan Operasi Jaran pada 23 Januari-5 Februari 2018 atau selama dua minggu ke depan. Adapun jajaran polsek melakukan giat imbangan. Pada Operasi Jaran kali ini ada 3 Target Operasi yang ditargetkan bisa diungkap oleh Polres Lobar.

Informasnya sejauh ini, dari 3 TO sudah terungkap 1 TO dan 5 non TO kasus. “Semenjak di-launching kita sudah buat TO dan kita sudah lakukan upaya-upaya, dan terbukti sudah ada yang bisa kita ungkap,” terang Wakapolres Lobar, Heri I. Cahyono beberapa hari lalu. (zul)