Polsek Jerowaru Siap Amankan Pesta Kaliantan

Ipda Mastar (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG–Pesta tradisi dan budaya Bau Nyale di Pantai Kaliantan yang digelar masyarakat Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, memang kerap memakan korban. Sehingga untuk mencegah adanya korban pada pelaksanaan tahun ini (2017), Kapolsek Jerowaru, Ipda Mastar, mengaku siap mengamankan pesta rakyat tersebut.

Kapolsek yang baru menjabat selama dua hari ini akan segera melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Bau Nyale mendatang.

“Untuk mensukseskan pelaksanaan Bau Nyale ini, dalam waktu dekat kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan para tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Jerowaru,” jelasnya kepada Radar Lombok saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/1).

Dikatakan, untuk menjaga keamanan pelaksanaan Bau Nyale, pihaknya akan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan suatu pengelompokan terhadap pemuda. Karena adanya pengelompokan inilah yang cenderung menimbulkan masalah, di sebabkan adanya ketidaksenangan antara yang satu dengan yang lain.

[postingan number=3 tag=”nyale”]

Hal ini juga karena pelaksanaan tradisi Bau Nyale seringkali terlontar kata-kata yang tidak enak di dengar, atau kata-kata yang kasar, yang dipercaya dapat mempercepat munculnya Nyale, atau cacing laut. Namun bagi masyarakat yang tidak terbiasa, apalagi kalau dalam kondisi miring kepalanya (mabuk Miras), tentu akan merasa tersinggung, sehingga terjadi lah keributan antar kelompok.

“Kalau kita Bau Nyale ini kan kebanyakan masyarakat kita teriak-teriak, menyebut kata-kata yang kasar. Namun ketika mengeluarkan kata-kata itu bukan pada waktunya, maka kelompok lain bisa saja tersinggung, dan menimbulkan perkelahian. Ini yang akan kita imbau nantinya,” ujarnya.

Tak hanya itu, untuk menjaga kondusifita dan keamanan masyarakat, sejak 5 hari sebelum pesta rakyat bau Nyale juga akan dilakukan penjagaan terhadap jalur-jalur yang kemungkinan akan dilewati oleh orang-orang yang membawa minuman keras (Miras) ke lokasi acara di Pantai Tampah Bolek.

“Kalau untuk membasmi secara penuh, kemungkinan kita akan kesulitan. Mengigat di wilayah selatan ini banyak jalur jalur yang bisa dilewati oleh pedagang (Miras). Namannya pedagang, dia kan banyak cara,” jelasnya.

Sebagai Kapolsek baru, dia mengaku belum begitu memahami karakter masyarakat setempat, sehingga pihaknya secara intens turun ke mastarakat untuk silaturahmi. Sehingga kedepan bersama masyarakat bisa mewujudkan situasi yang aman dan kondusif. “Saya bertekat akan dekati semua unsur yang ada di Kecamatan Jerowaru ini, agar permasalahan yang kita hadapi bisa terselesaikan,” harapnya. (cr-wan)