Polres Lobar Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Kadus

Polres Lobar Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Kadus
REKONSTRUKSI: M, tersangka pembunuh S, Kadus Batu Sati, ketika memperagakan adegan ke empat, saat dia berkelahi dengan korban, yang berujung terbunuhnya korban dalam rekonstruksi yang digelar di Mapolres Lobar, Sabtu lalu (2/3). (FAHMY/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG — Sekitar dua bulan kasus pembunuhan Kepala Dusun (Kadus) Batu Sati, Desa Kedaro,  Kecamatan Sekotong, yang dilakukan oleh tersangka M, yang tiada lain adalah anak kandung dari perempuan yang diduga menjalin hubungan terlarang dengan Kadus Batu Sati.

Terkait itu, Sabtu lalu (2/3), Polres Lombok Barat (Lobar), melalui Satreskrim Polres Lobar, melakukan rekonstruksi adegan pembunuhan yang dilakukan M, Kepada korban (S) yang terjadi sekitar bulan Januari lalu.

BACA JUGA: Pengakuan Ustad Cabul di Hadapan Bu Camat

Reka adegan digelar di Mapolres Lobar, tepatnya di salah satu sawah sekitar Polres. Mengingat Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Kedaro juga terjadi ditengah sawah. Pada kesempatan itu, ibu dan istri  pelaku, serta para saksi, dan keluarga korban, hadir dalam gelar rekonstruksi ini. Ada delapan adegan yang diperagakan oleh tersangka, mulai dari sejak meminjam senter kepada saksi, hingga pada proses pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka.

Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Priyo Suhartono menjelaskan, kenapa rekonstruksi dilakukan di Mapolres Lobar. Sebelumnya ada rencana rekonstruksi akan digelar di TKP semula di Desa Kedaro, tetapi karena lokasi TKP yang cukup jauh, dan kepolisian kesulitan ke TKP. Maka untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan kepada tersangka, akhirnya dilakukan di Mapolres. “Demi keamanan dan ketertiban rekon, kita gelar di Mapolres,” jelasnya.

Ia menambahkan, rekonstruksi berjalan lancar. Dari kedua belah pihak juga hadir untuk menyaksikan kejadian. Dimana dari delapan reka adegan yang diperagakan, semua sesuai dan cocok dengan alat bukti yang ada. “Semua reka adegan cocok dan sesuai dengan bukti yang ada,” jelasnya seraya menyampaikan, setelah rekonstruski selesai, selanjutnya Satreskrim akan segera menyelesaikan berkas untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.

BACA JUGA: Divonis 2 Tahun Penjara, Muhir Menangis

Dari pantauan koran ini, tersangka saat melakukan rekonstruksi terlihat melaksanakan semua reka adegan sesuai dengan yang dia lakukan pada malam itu. Mulai dari bagaimana ia mencari korban yang ditemukan di sawah, kemudian bagaimana dia berkelahi dan mengejar korban, sampai kepada adegan ke lima saat dia menancapkan pisau belati ke tubuh korban. Bahkan sampai kepada adegan ke 6 dan 7 yang menginjak dan melempar batu kepada korban, untuk kemudian ditinggalkan, dan mengembalikan senter yang dipinjamnya kepada saksi. (ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut