Polres Kumpulkan Pengusaha Restoran dan Tokoh

KUMPULKAN: Kapolres Loteng AKBP Kholilurr Rochman saat memberikan penjelasan kepada para pengusaha, toga dan toma dalam menyambut bulan Ramadan (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Polres Lombok Tengah mengumpulkan para pengusaha rumah makan, restoran, kafe, pedagang kembang api, petasan, tempat hiburan dan tokoh agama dan masyarakat.

Musyawarah ini dilakukan guna melakukan penertiban menjelang ibadah puasa bagi umat muslim selam sau bulan penuh. Acara tersebut dipusatkan di aula Polres setempat, Rabu lalu.

Kapolres Loteng AKBP Kholilurr Rocman mengatakan, langkah koordinasi itu dilakukan sebagai suatu kewajiban. Karena tinggal beberapa hari ini, umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh. Untuk memberikan ketenangan dalam melaksanakan ibadah, maka diperlukan komitmen bersama. “Jadi saya atas nama pimpinan Polisi Loteng dan umat muslim merasa terpanggil untuk mengumpulkan semua pengusaha, pemilik hotel, pedagang, untuk mencarikan solusi, guna memberikan ketenangan selama ibadah puasa mendatang,” katanya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada semua tanpa terkecuali untuk tidak melakukan hal-hal yang telah dilarang selama pelaksanaan puasa. Untuk pedagang pihaknya mengharapkan tidak lagi menjual kembang api di luar aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. “Untuk pedagang sendiri, penjualan kembang api tidak sepenuhnya dilarang. Kembang api berukuran besar itu tidak dibolehkan karena ada ketentuan khusus yang diperbolehkan dijual,” bebernya.

Selanjutnya untuk pemilik hotel dan restoran, selama bulan puasa untuk tutup total, terkecuali bisa memberikan pelayanan bagi nonmuslim. Hanya saja pihaknya meminta jangan memberikan pelayanan layaknya sebelum puasa. “Untuk nonmuslim silakan saja dilayani, hanya saja saya harapkan buatkan tempat tertutup untuk mereka makan. Jangan di tempat keramaian layaknya sebelum puasa,” tambahnya lagi.

Untuk program kepolisian sendiri lanjutnya,  kepolisian siap memberikan kekuatan penuh kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Untuk ngabuburit sendiri, pihaknya telah mempersiapkan pengamanan, termasuk menjelang makan sahur juga patroli sudah disiapkan. “Kesiapan polres 100 persen matang. Meski begitu, peran serta masyarakat tetap kami harapkan mengingat polisi juga memiliki batas kemampuan. Karenanya, kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat kami butuhkan,” harapnya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid