Politeknik Lombok Utara Jadi Tempat Gembala Sapi

Belum ditempati karena lokasi jauh

Politeknik Lombok Utara
Halaman Politeknik KLU dijadikan tempat gembala sapi oleh warga setempat. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Gedung Politeknik Negeri Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang dibangun 2017 senilai Rp 1,4 miliar lebih belum digunakan Mahasiswa Vokasi Universitas Mataram (Unram).

Informasinya, pihak Unram belum berkeinginan menempati karena lokasi di Dusun Amor-Amor Desa Gumantar Kecamatan Kayangan, jaraknya jauh dari tempat tinggal dosen. “Orang Unram belum mau pakai dengan alasan jauh,” terang Plt Kepala Dikpora KLU, Fauzan kepada Radar Lombok, Kamis (26/4).

Dikpora sendiri sudah mengarahkan pihak Unram untuk segera menempatinya. “Bahkan kami sudah menganggarkan biaya pindah,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Gedung Politeknik terdiri dari tiga bangunan, bangunan utama dan dua bangunan untuk empat ruang kuliah. Hasil pantauan Radar Lombok, tiga bangunan itu tampak tidak ada penjaga yang merawat sehingga membuat areal kampus dipenuhi semak belukar. Bahkan di halamannya dijadikan lokasi gembala sapi.

“Gak pernah dipakai, makanya datang kesini aret (gembala) sapi tiap hari,” ucap Amasah warga Dusun Aer Bari desa setempat saat dijumpai Radar Lombok, Rabu (25/4).